Mari Mengenal Reksadana Syariah

nvestasi syariah merupakan investasi yang kegiatannya berdasarkan pada syariat agama dimana dalam konsepnya investasi ini menerapkan metode bagi hasil atau nisbah. Salah satu jenis investasi syariah yang kian digandrungi masyarakat adalah reksadana syariah. Apa itu reksadana syariah dan bagaimana ciri-ciri serta keuntungannya?, berikut ini penjelasannya:

Reksadana syariah merupakan jenis investasi dimana dalam keseluruhan prosesnya memenuhi syariat halal. Pada reksadana syariah ini, dikenal beberapa istilah seperti masyarakat sebagai pemilik modal, yang biasa disebut dengan istilah rabb al-mal/shabib al-mal yang akan menyetorkan dana serta dikelola oleh wakil pemilik modal, yang bertindak sebagai rabb al-mal tersebut.

Belajar Saham : Analisa Fundamental dan Analisa Teknikal

Belajar Saham : Analisa Fundamental dan Analisa Teknikal

Dalam dunia saham pasti banyak dari para trader/investor yang memiliki pertanyaan seperti kapan saat yang tepat harus menjual ataupun membeli saham?. Dalam hal ini ada dua jenis metode analisis yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah tersebut yaitu dengan menggunakan analisa secara fundamental dan teknikal.

Apa yang dimaksud dengan analisa fundamental dan analisa teknikal berikut ini penjelasannya

Analisa Fundamental

Metode jenis ini digunakan untuk memperhitungkan nilai wajar dari suatu saham perusahaan guna mengetahui apakah harga saham sudah atau belum diapresiasi secara tepat. Analisa ini dilakukan dengan mempelajari keadaan ekonomi, industri, sertakondisiperusahaandenganmenitiberatkanpada data-data kunci yang ada pada laporan keuangan perusahaan.

Dalam analisa fundamental secara umum ada beberapa langkah yang harus dilakukan antara lain:

Menghitung Kondisi Ekonomi Perusahaan Secara Keseluruhan 

Tahapan ini bertujuan untuk memperhitungkan apakah kondisi ekonomi secara keseluruhan baik untuk pasar saham. Dalam hal ini yang perlu diperhatikan oleh seorang analis fundamental biasanya tinggi atau rendahnya tingkat inflansi, naik atau turunnya suku bunga, tingkat keyakinan konsumen dalam membelanjakan uangnya, melihat keuntungan dan kerugian dari neraca perdagangan serta melihat dari perputaran perusahaan.

Menghitung Kondisi Industri Secara Keseluruhan

Masa depan perusahaan secara langsung dipengaruhi oleh Industri, sehingga perlu dilakukannya  perhitungan terhadap kondisi industri secara keseluruhan guna melihat kuat atau lemahnya kondisi industri tersebut. Dikarenakan saham yang paling baik pun apabila mereka berada pada industri yang sedang lemah/payah dapat menghasilkan pengembalian yang pas-pasan. Hal inilah yang menyebabkan disukainya saham yang lemah dalam suatu sektor industri yang kuat  daripada saham yang kuat dalam sektor industri yang lemah. 

Menghitung Kondisi Perusahaan

Setelah melihat dan menganalisis dari sisi ekonomi dan industri hasilnya baik namun  tidak melakukan perhitungan terhadap kondisi perusahaan tersebut maka sia-sialah analisa fundamental yang kita lakukan. Karena pada pasar saham, yang diharapkan oleh para pemegang saham yaitu perusahaannya selalu menghasilkan laba yang nantinya dibagikan kepada para pemegang saham. Laba atau keuntungan ini dikenal pula dengan istilah deviden. Selain deviden keuntungan yang dapat diperoleh dari permainan saham ini yaitu capital gain merupakan keuntungan yang diperoleh dari fluktuasi harga saham yang biasanya diharapkan oleh investor yang memiliki jangka waktu yang pendek. Dalam menghitung kondisi perusahaan secara keseluruhan ini menggunakan rasio keuangan seperti profitability (keuntungan), price (harga), liquidity (likuiditas), leverage (dukungan), efficiency (efisiensi).

AnalisaTeknikal

Analisa jenis ini merupakan analisa paling dasar dalam investasi di dunia saham. Dalam prinsipnya analisa teknikal merupakan studi utama untuk melakukan penelitian yang mendasari kombinasi antara studi nilai harga (nilai harga pembukaan, nilai harga tertinggi/ terendah, dan nilai penutupan) dengan menggunakan grafik-grafik /chart yang terbentuk sebagai peta utama guna menentukan langkah-langkah berikutnya.

Saat ini analisa teknikal  yang digunakan mencangkup prinsip-prinsip seperti pola kecendrungan / trend harga. sedangkan nilai harga dapat merefleksikan pergerakan pada semua informasi yang diketahui, konfirmasi dan penyimpangan (divergence). Sementara volume mencerminkan perubahan harga, dandukungan (support) serta tahanan (resistance) terhadap sebuah nilai harga yang terjadi pada market.

 

Berikut ini contoh gambar grafik atau chart yang digunakan dalam analisa teknikal 

Itulah sedikit artikel tentang analisa fundamental dan analisa teknikal semoga bermanfaat

Beberapa Alasan Yang Membuat Anda Memilih Untuk Berinvestasi Saham

Beberapa Alasan Yang Membuat Anda Memilih Untuk Berinvestasi Saham

Menabung hingga menempatkan dana di instrumen investasi, menjadi pilihan yang tepat dalam merancang finansial lebih baik di masa yang akan datang. Salah satu intrumen investasi yang bisa dipilih adalah investasi saham. Investasi ini dilakukan dengan cara membeli saham di pasar modal dan mendapatkan keuntungan dari saham yang dibeli tersebut. Bermain saham di pasar modal merupakan hal yang praktis dan dapat dilakukan semua orang, bahkan bagi investor pemula sekalipun. 

Nah berikut ini penjelasan dari beberapa alasan-alasan yang menjadikan instrumen saham sebagai pilihan untuk menempatkan dana atau berinvestasi.

Modal Investasi Saham Relatif Kecil

Ketika ingin melakukan investasi tentu yang yang menjadi pertanyaan adalah berapa jumlah dana yang kita miliki?. Hal ini jangan sampai membuat kita mengurungkan niat untuk beinvestasi hanya karena masalah nilai dan yang ada dikantong. sebab, sejatinya ada banyak instrumen investasi yang bisa dijadikan wadah menempatkan sejumlah dana yang ada. Buang jauh-jauh anggapan bahwa berinvestasi itu membutuhkan modal yang besar, terutama investasi saham.

Anda bisa tetap berinvestasi saham kendati hanya punya modal kecil sekalipun. Saat ini, dengan modal hanya Rp100 ribu saja, Anda sudah bisa membeli beberapa slot saham. Bahkan, bagi Anda yang tidak memiliki modal cukup, sekarang ini juga sudah ada penawaran pembelian saham dengan cara dicicil.

Transaksi Saham Juga Cukup Mudah

Tidak seperti yang dibayangkan, investasi saham sebenarnya relatif sangat mudah dan praktis dalam proses transaksinya. Bila dibandingkan dengan instrumen-instrumen investasi lainnya, dengan investasi saham, maka Anda tidak perlu membawa-bawa selebar sertifikat atau lainnya dalam proses jual-beli.

Bahkan, beberapa investasi lain, selain saham, selalu membutuhkan perjanjian dan perlunya menyewa notaris guna memperlancar proses jual-beli instrumen investasi tersebut. Ini jauh berbeda bila dibandingkan dengan investasi saham, dimana Anda hanya menghubungi broker atau melakukannya secara online untuk melanjutkan proses jual-beli saham.

Investasi Saham Bisa Dilakukan Kapan Saja dan Dimana Saja

Selain tidak butuh modal besar dan transaksinya yang mudah, investasi saham juga bisa dibilang sangat fleksibel, yakni bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Bagi Anda yang tidak memiliki cukup banyak waktu melakukan kegiatan yang satu ini, investasi di saham bisa menjadi pilihan yang tepat karena praktis dan bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun.

Dapat dikatakan, Anda masih bisa berinvestasi namun tidak akan mengganggu kegiatan utama Anda. Sebab, membeli saham tidak mengharuskan anda untuk datang langsung ke bursa saham. Bahkan, dari rumah sekalipun, Anda bisa melakukan transaksi saham, baik itu secara offline ataupun online.

Investasi Saham Bersifat Transparan dan Likuid

Saham memiliki sifat yang transparan karena Anda sebagai investor dapat melihat dengan jelas harga permintaan dan penawaran serta jumlah slot yang diminta maupun ditawarkan oleh masing-masing perusahaan. Ini karena adanya ketentuan dari Lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mewajibkan atas perusahaan yang sudah go public atau menawarkan sahamnya ke masyarakat umum harus bersifat terbuka alias transparan.

Artinya, setiap laporan keuangan perusahaan-perusahaan yang sudah listing di bursa saham ini bisa diakses oleh publik. Sehingga investor bisa menganalisis kondisi serta prospek perusahaan tersebut.

Tidak hanya itu, investasi saham juga bersifat likuid. Artinya instrumen saham ini mudah dicairkan dan dijual. Sehingga ketika Anda membutuhkan dana secara mendadak, Anda bisa mengandalkan investasi saham ini untuk dicairkan.

Pergerakan Saham juga Mengikuti Laju Inflasi

Berapa nilai saham yang Anda miliki nantinya, pergerakannya akan dipengaruhi oleh tingkat inflasi. Misal, jika awalnya Anda hanya memiliki saham yang nilainya sebesar Rp10 juta, nilainya berpotensi bertambah ketika inflasi meningkat. Sehingga Anda bisa mempertimbangkan dengan baik jenis saham yang memang cukup terpengaruh oleh inflasi sebagai pilihan.

Saham Bisa Jadi Investasi Jangka Panjang yang Menguntungkan

Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, nilai saham cukup terpengaruh oleh pergerakan inflasi. Dengan demikian, Anda bisa memperkirakan dari awal dana yang diivestasikan pada sebuah saham tersebut.

Dengan memilih saham yang cukup banyak terpengaruh dengan inflasi, maka Anda bisa memprediksikan kemungkinan perkembangan nilai saham yang Anda miliki. Jadi, bisa Anda bayangkan sendiri keuntungan yang akan diperoleh ketika menempatkan dana Anda dalam instrumen saham bertenor jangka panjang.

Ingat, Investasi Saham itu Juga Aman

Keuntungan lain dari investasi di saham adalah Anda bisa menjalankan transaksi instrumen ini secara aman dan nyaman. Bagaimana tidak? Karena investasi di sektor pasar modal juga dibawah pengawasan pihak otoritas keuangan, dalam hal ini OJK.

Artinya, investasi saham juga bersifat legal atau sah secara hukum. Meski demikian, Anda tetap harus waspada dengan penawaran investasi-investasi sejenis lainnya yang memberikan iming-iming alias menggoda untuk memberikan return (keuntungan) yang tinggi. Jelasnya, Anda juga perlu waspadai investasi bodong.

Urusan Pajak di Investasi Saham juga Sederhana

 Dari kesemua itu, yang terpenting juga adalah pajak dari investasi saham ini relatif sederhana dan tidak berbelit-belit, baik secara administrasinya maupun lainnya. Nah, jenis pajak di investasi saham ini ada 2 jenis yang dikenakan kepada investor, yakni pajak dividen sebesar 10% dari nilainya, dan pajak penghasilan atas penjualan saham yang besarnya hanya sebesar 0,1% dari nilai penjualan saham.

Dan yang lebih menariknya lagi, dikatakan sederhana alias tidak berbelit-belit sistem administrasi pajak dividen ini karena kedua jenis pajak saham tersebut bersifat final. Artinya, pajak tersebut sudah dipotong oleh pihak sekuritas, sehingga Anda terima bersih dari penjualan saham atau pembagian dividen karena sudah otomatis dipotong pajak.

Rekomendasi Buku Saham Terbaik Yang Wajib di Miliki Para Investor

Rekomendasi Buku Terbaik Untuk Belajar Trading Saham

Rete

Untuk Belajar trading saham, kita perlu mengetahui bagaimana dasar – dasar nya, maka dari itu kita perlu membaca buku yang tepat. Tidak semua buku saham di tulis untuk belajar trading, ada beberapa yang khusus membahas tentang investasi saham. Pada dasar nya investasi dan trading itu berbeda, sehingga kita membutuhkan strategi yang berbeda pula. Berikut adalah Rekomendasi Buku Saham Terbaik untuk Trading Saham.

The Stock Market Secret Profit

Inilah Rekomendasi Buku Saham Untuk Pemula Terbaik Di IndonesiaKhusus Buat Teman2 yang hendak Belajar Saham

Siapakah para BANDAR SAHAM ??
Bagaimana menentukan When To Buy ? dan paling penting adalah bagaimanakah menentukan When To Sell ?

Jika Anda perhatikan, bagaimana market bergerak adalah merupakan pertempuran antar Jendral Perang yang merupakan institusi (bandar2) yang mempunyai kepentingan berbeda, dan KITA para retailer yang ditengahlah yang akan TERJEBAK dan seringkali menjadi korban perang para BANDAR saham jika tidak bertransaksi dengan smart.

Konsep memancing di air keruh dari Sun Tzu di atas merupakan suatu perumpamaan akan suatu pergerakan extrem yang terjadi saat market sedang dibuat berdarah dan terjadi kekacauan diantara para trader/investor yang mengakibatkan subjektifitas dalam pikiran masing-masing trader dan mulai penuh pertimbangan yang ngaco.

Tentunya para Jendral masing-masing juga memiliki tujuan yang sama, yaitu : PROFIT BESAR !!,
sehingga Anda perlu mengetahui pola-pola psikologi pasar yang tercermin pada pembentukan Candlestick.

Siapakah para BANDAR ??
Bagaimana menentukan When To Buy ? dan paling penting adalah bagaimanakah menentukan When To Sell ?
Buat Anda yang hendak belajar bisnis saham, dengan cara mudah dan murah !

Segera dapatkan dan baca buku The Stock Market SECRET PROFITS, maka Anda akan mempunyai keuntungan kompetitif yang luar biasa untuk transaksi Anda di pasar modal baik saham, maupun berbagai instrument pasar modal lainnya.

Buku ini menduduki posisi BEST SELLER yang dicetak ulang hingga 28 kali terbitan, dan menduduki peringkat Best Seller selama 9 tahun berturut-turut!!
Satu-satunya BUKU Saham yang DIREKOMENDASIKAN TRADERS INTERNATIONAL !! dan para analis saham secara nasional.

Jual Saham Anda Lebih Mahal

Buku Saham Jual Saham Anda Lebih Mahal

Khusus Buat Teman2 yang hendak Belajar Saham, Pasar modal terdiri dari PROFIT/keuntungan dan RESIKO.

Untuk itu, Anda perlu tahu bahwa pada saat pasar modal sedang bergerak naik, naik, dan naik, semua trader/investor akan di penuhi dengan Euphoria karena menangguk keuntungan yang WAHH!!

NAMUN saat pasar modal meluncur turun dengan cepat, semua trader/investor akan dilanda kepanikan dan kekhawatiran. 

ANDA TIDAK PERLU SEPERTI MEREKA !!

Buku ini akan melengkapi pengetahuan dan keterampilan yang membantu Anda untuk tetap tenang dan mengerti, serta mengetahui apa yang sedang atau bahkan belum terjadi, sehingga anda dapat mempersiapkan diri untuk menentukan langkah selanjutnya dengan penuh percaya diri.

Sebagai pemula di saham, Anda akan belajar banyak tentang ilmu-ilmu seperti analisa fundamental maupun analisa teknikal. Buku saham ini akan menyajikan dan mengupas bagaimana Anda bisa membeli saham di saat yang tepat sehingga bisa men-JUAL SAHAM ANDA LEBIH MAHAL

Anda akan mendapatkan pencerahan mengenai jenis saham yang potensial, pola-pola, serta waktu yang tepat untuk men-JUAL SAHAM ANDA LEBIH MAHAL

Gaji Pas-Pasan Tapi Bisa Nabung Saham, Kok Bisa??..

Gaji Pas-Pasan Tapi Bisa Nabung Saham, Kok Bisa??..

Sekarang ini tidak ada alasan untuk tidak Nabung Saham, karena dengan Nabung Saham bisa menjadi senjata  kita untuk melawan inflasi yang terus mengrogoti ekonomi kita, karena memang inflasi itu nyata adanya. Tapi gimana dong kan gaji saya pas-pasan,bagaimana bisa Nabung Saham?

Invetasi Saham memang saat ini menjadi primadona , banyak orang yang berlomba-lomba untuk bisa berinvestasi Saham. Namun ada beberapa orang yang ingin berinvestasi tapi tidak berani karena gaji mereka yang pas-pasan.

Tenang walaupun gaji kamu pas-pasan kamu tetap bisa kok Nabung Saham, karna untuk Nabung Saham tidak harus dengan modal yang besar, dengan uang 500rb rupiah saja kamu sudah bisa mulai Nabung Saham. Bahkan jika kamu seorang mahasiswa kamu bisa memulainya hanya dengan 100rb rupiah, kecil bukan?

Coba bayangkan dengan uang segitu kalian sudah bisa memiliki investasi untuk masa depan kalian. Jadi tidak ada alasan lagi ya untuk tidak Nabung Saham, karena dengan uang segitupun kalian sudah bisa Nabung Saham.

Kamu juga bisa loh belajar menganalisa saham melalui buku The Stock Market Secret Profit by Santo Vibby yang bisa kamu dapatkan di tokopedia maupun order langsung via whatsapp.

Kenapa Anda mau Belajar Saham / Trading Forex ? Apa tujuan utamanya ?

Kenapa Anda mau Belajar Saham / Trading Forex ? Apa tujuan utamanya ?

Kenapa Anda mau Belajar Saham / Trading Forex ? Apa tujuan utamanya ? Apa alasan Anda mau melakukan aktivitas trading tersebuty ? Apa tujuan akhir yang ingin Anda capai dengan trading ? Mari coba kita kupas dan pikirkan dengan serius.

Apakah jawaban Anda merupakan salah satu dari jawaban berikut ini ?

“Saya belajar saham / trading untuk mencari uang”,

“Saya kepingin cepat kaya dengan gampang dan cepat”,

“Saya ingin seperti Si Bambang yang kaya mendadak karena main saham”,

“Saya ingin mengembangkan kekayaan dengan mencapai keuntungan demi keuntungan dalam trading.”

Mari kita akui, semua kepengen mendapatkan Uang, Uang dan Uang-lah yang sering menjadi tujuan seseorang untuk begitu ngebet belajar saham ataupun forex maupun aktivitas trading lainnya.

“Lha iya, tentu saja uang ! Lalu apa tujuan saya trading dong kalau bukan buat dapat uang ?”

Ya ! Memang kita melakukan aktivitas bertransaksi di pasar modal dan mungkin juga trading forex adalah untuk meraih keuntungan, dan keuntungan itu hasil akhirnya berbentuk uang.  Masalahnya dengan menjadikan UANG sebagai tujuan utama bertransaksi / trading, maka kita telah menciptakan sebuah pola pikir yang mungkin saja tidak terlalu tepat.

Ketika tujuan kita adalah memperoleh UANG, trader akan terobsesi mencari cara yang paling cepat untuk memperoleh banyak uang dan menjadi kaya. Impian untuk cepat kaya melalui pasar modal ataupun media saham maupun forex akan dapat melumpuhkan akal sehat Anda, dan membuat kita semuanya terjebak dalam sebuah situasi yang emosional disebut dengan keserakahan atau tamak. Hal ini ibaratnya akan berfungsi sebagai bom waktu bagi akun saham / forex Anda.

Idealnya adalah bahwa memperoleh uang bukanlah tujuan utama seorang trader. Hendaknya kita menjadikan uang sebagai alat atau kendaraan untuk mencapai suatu tujuan akhir lainnya.

Tujuan akhir itu dapat kita ubah dan tetapkan berupa suatu hal untuk mendapatkan kualitas hidup Anda yang lebih baik. Misalnya, menciptakan kehidupan yang lebih baik dengan pendapatan tambahan (ataupun utama) melalui media transaksi saham ataupun trading forex, dan jika memungkinkan dapat membagikan pengalaman tersebut orang lain sehingga mereka dapat melakukan hal yang sama atau lebih baik.

Dengan demikian maka kita akan berfokus pada tujuan akhir yang lebih tepat, MAKA kita dapat mejalankan aktivitas bertransaksi dan belajar saham dengan lebih bijaksana, dan akan sangat mungkin dapat menghindari situasi yang emosional. 🙂

Mungkin juga Anda dapat menentukan terlebih dahulu Anda itu siapa ? coba cari tau di sini -> Belajar Saham antara Trader vs Investor.. galakan siapa ?

Belajar Membeli Saham Untuk Pemula di Andolo

Kita sering mendapatkan pertanyaan, bagaimana sih cara untuk Memulai Bisnis saham? mau Bertransaksi saham itu dimana? Apa itu IHSG? Apa itu bursa efek? Apa itu candlestick? dst.. kali ini saya akan bahas beberapa konsep mendasar, yang mungkin sangat cocok untuk pemula yang ingin belajar trading saham dan mungkin anda yang ingin main bisnis bertransaksi saham online di kemudian hari. Atau mungkin malah jadi investor serius yang menjadikan investasi saham online ini sebagai full time bisnis anda.

Apa itu saham?

Secara formal, dikatakan sebagai surat berharga yang dijadikan tanda kepemilikan seseorang/badan terhadap suatu perusahaan. Akan tetapi karena kita berbicara dalam konteks trading, maka saham ini hanyalah “objek” yang kita perjualbelikan supaya kita bisa mendapatkan profit besar.

Para trader jangka pendek biasanya, tidak punya mindset seperti sedang membeli perusahaan, mereka cenderung menginginkan profit dari selisih harga jual beli saham.

Berbeda dengan investor (yang biasanya punya visi jangka panjang), mereka biasanya lebih menganggap diri mereka seperti pemilik perusahaan tertentu ketika mereka membeli saham perusahaan.

Istilah IHSG adalah kepanjangan dari Indeks Harga Saham Gabungan. Dimana ini adalah harga rata-rata seluruh saham yang ada di bursa efek Indonesia. Layaknya laporan penjualan di toko, nilai rata-rata penjualan toko adalah IHSG, dan semua jenis barang yang dijual di toko adalah semua jenis saham yang ada.

Bagaimana bisa untung dari saham?

Kita bisa mendapat keuntungan saham dari selisih harga jual akhir dan beli awal. Misal, saudara beli saham XYZ di harga 500, lalu 2 tahun kemudian saham XYZ berada di harga 600. Maka anda mendapat keuntungan 100/lembar saham XYZ yang anda miliki. Metode ini disebut juga BUY (Beli rendah-Jual Tinggi). Ini adalah metode mencari profit dalam saham yang paling populer di Indonesia.

Ada juga namanya SHORT (Jual Tinggi-Beli Rendah). Ini cara mencari keuntungan yang tidak sering dilakukan di Indonesia, karena punya pemerintah punya regulasi yang ketat dengan metode ini (Anda juga harus punya modal besar, banyak persyaratan lain yang harus anda penuhi). Pada esensinya, SHORT adalah kebalikan BUY.

SHORT itu berarti anda memprediksi harga saham akan JATUH dikemudian hari, maka anda melakukan tindakan Jual terlebih dahulu dengan mengutang kepada broker saham kita (pada saat harga tinggi) lalu membelinya pada jangka waktu tertentu di masa depan (saat harganya rendah). Di Indonesia cara ini secara resmi sebenarnya masih abu-abu.

Untuk mempermudah, saat ini metode mencari keuntungan yang paling umum dalam bertransaksi saham Indonesia adalah dengan yang BUY (Beli saham rendah-Jual saham Tinggi).

Apa itu Lot?

di Bursa Efek Indonesia 1 Lot = 100 lembar saham. Jadi kalau anda beli 1 lot saham XYZ tadi maka keuntungan anda adalah 100*100= Rp 10.000

Bagaimana saya bisa beli jual saham? Dimana lokasinya?

Anda sebagai investor individual tidak bisa langsung jual beli saham di lantai bursa begitu saja. Ada prosedurnya. Kita perlu yang namanya broker (perantara) untuk menghubungkan kita ke lantai bursa Indonesia Stock Exchange (IDX). Lalu setelah kita terhubung kita bebas bertransaksi jual beli saham yang ada di bursa saham Indonesia.

Broker saham adalah perusahaan yang terdaftar resmi dan diberi izin oleh pemerintah untuk menghubungkan investor indvidual ke lantai bursa. Umumnya broker ini akan men-charge kita fee dalam tiap transaksi kita. Disitulah broker mendapatkan keuntungan mereka. Saat kita sudah resmi terdaftar di broker saham, maka kita pun bisa bergabung transaksi jual beli saham online di Indonesia Bursa Efek Indonesia.

Broker juga biasanya menyediakan servis kepada investor individual seperti memberikan software trading online, konsultasi saham gratis untuk menarik investor bergabung dengan mereka. Besarnya fee  yang harus kita bayar itu sangat relatif, biasanya broker yang plat merah (milik pemerintah) cth: BNI sekuritas punya fee  transaksi yang lebih tinggi. Karena mereka punya reputasi terpercaya menjaga dana, investor dan juga di awasi oleh pemerintah.

Sebenarnya banyak sih perusahaan broker saham, semua menawarkan keunggulan masing-masing, anda bebas memilih. Tapi wajib pastikan dulu jika Broker tersebut sudah terdaftar resmi dan Legal.

Bagaimana cara menganalisa saham supaya bisa profit?

Ada 2 metode analisa yang sering dipergunakan, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal saham, atau bahkan dua-duanya.

Analisa fundamental adalah pengamatan yang didasarkan dari analisa kondisi perusahaan tersebut. Bisa dari laporan keuangan, tingkat keuntungan, cash flow, likuiditas perusahaan, kemampuan membayar utang, dan rasio lainnya seperti.

  • Earning Per Share (EPS)
  • Price Earning Ratio (PER)
  • Price to Book Value (PBV)

Intinya sih dengan analisa fundamental, kita tahu gambaran bagaimana kinerja perusahaan tersebut menghasilkan keuntungan, jadi kita tidak seperti beli kucing dalam karung. Metode analisa fundamental umumnya dilakukan oleh trader ataupun investor yang punya visi jangka panjang. Dimana mereka jarang keluar masuk saham melakukan transaksi, dan hanya sesekali jual beli, mungkin diatas 3 bulan-an saat momen yang tepat datang.

Meraup Keuntungan dengan Analisa Teknikal

Analisa teknikal adalah metode analisis yang mengedepankan pemahaman pergerakan saham berdasarkan trend, pola, harga saham terdahulu untuk memprediksi pergerakan saham berikutnya. Analisa teknikal sama ibaratnya dengan mempelajari cuaca. Kita tahu misalkan di bulan desember akan banyak hujan, jadi kita bisa memprediksi untuk selalu membawa payung, jas hujan, dll.

 

Pemahaman dasar: Cara membaca candlestick ( Sumber dari buku THE SECRET PROFIT )

Dalam saham, kita coba mengaplikasikan hal yang sama. Dengan pergerakan pola candlestick saham tertentu, investor bisa memprediksi harga pergerakan saham. Jadi investor bisa menebak apakah kedepannya adalah saat yang tepat untuk beli rendah, atau jual tinggi. Atau dengan kata lain analisa teknikal bisa digunakan untuk mengetahui sinyal beli, sinyal jual.

Banyak indikator sinyal teknikal yang bisa digunakan investor saham, seperti Simple moving average (SMA), MACD, stochastic oscillator, RELATIVE STRENGTH INDEX (RSI), dll. Anda tidak perlu pusing karena semua indikator teknikal ini bisa dihasilkan otomatis oleh semua software analisa saham anda. Yang penting kita paham apa fungsi indicator tersebut, dan kapan harus menggunakannya.

Analisa saham mana yang paling menguntungkan?

Tergantung gaya trading kita. Tingkat pengalaman bermain saham anda juga nantinya akan mempengaruhi anda lebih fokus analisa ke arah mana. Tidak ada yang benar dan salah, sekali lagi itu tergantung style dari investor tersebut.

Cara Memulai Bisnis Saham Untuk Pemula di Tebing Tinggi

Anda sering mendapatkan pertanyaan, bagaimana sih cara untuk Trading saham? mau beli jual saham itu dimana? Apa itu IHSG? Apa itu bursa efek? Apa itu candlestick? dst.. kali ini saya akan bahas beberapa konsep mendasar, yang mungkin sangat cocok untuk pemula yang ingin belajar membeli saham dan mungkin anda yang ingin main berbisnis bertransaksi saham online di kemudian hari. Atau mungkin malah jadi trader serius yang menjadikan investasi saham online ini sebagai full time bisnis anda.

Apa itu saham?

Secara formal, dikatakan sebagai surat berharga yang dijadikan tanda kepemilikan seseorang/badan terhadap suatu perusahaan. Akan tetapi karena kita berbicara dalam konteks trading, maka saham ini hanyalah “objek” yang kita perjualbelikan supaya kita bisa mendapatkan keuntungan besar.

Para trader jangka pendek biasanya, tidak punya cara berpikir seperti sedang membeli perusahaan, mereka cenderung mengincar profit dari selisih harga jual beli saham.

Berbeda dengan investor (yang biasanya punya visi jangka panjang), mereka biasanya lebih menganggap diri mereka seperti pemilik perusahaan tertentu ketika mereka membeli saham perusahaan.

Istilah IHSG adalah kepanjangan dari Indeks Harga Saham Gabungan. Dimana ini adalah harga rata-rata seluruh saham yang ada di bursa efek Indonesia. Layaknya laporan penjualan di toko, nilai rata-rata penjualan toko adalah IHSG, dan semua jenis barang yang dijual di toko adalah semua jenis saham yang ada.

Bagaimana bisa untung dari saham?

Kita bisa mendapat keuntungan saham dari selisih harga jual akhir dan beli awal. Misal, kamu beli saham XYZ di harga 500, lalu 2 bulan kemudian saham XYZ berada di harga 600. Maka anda mendapat keuntungan 100/lembar saham XYZ yang anda miliki. Metode ini disebut juga BUY (Beli rendah-Jual Tinggi). Ini adalah cara mencari untung dalam saham yang paling populer di Indonesia.

Ada juga namanya SHORT (Jual Tinggi-Beli Rendah). Ini cara mencari keuntungan yang tidak sering dilakukan di Indonesia, karena punya pemerintah punya regulasi yang ketat dengan metode ini (Anda juga harus punya modal besar, banyak persyaratan lain yang harus anda penuhi). Pada esensinya, SHORT adalah kebalikan BUY.

SHORT itu berarti kamu memprediksi harga saham akan JATUH dikemudian hari, maka anda melakukan tindakan Jual terlebih dahulu dengan mengutang kepada broker saham kamu (pada saat harga tinggi) lalu membelinya pada jangka waktu tertentu di masa depan (saat harganya rendah). Di Indonesia cara ini secara resmi sebenarnya masih abu-abu.

Untuk mempermudah, saat ini metode mencari keuntungan yang paling umum dalam bertransaksi saham Indonesia adalah dengan yang BUY (Beli saham rendah-Jual saham Tinggi).

Apa itu Lot?

di Bursa Efek Indonesia 1 Lot = 100 lembar saham. Jadi kalau anda beli 1 lot saham XYZ tadi maka keuntungan anda adalah 100*100= Rp 10.000

Bagaimana saya bisa beli jual saham? Dimana lokasinya?

Kamu sebagai investor individual tidak bisa langsung jual beli saham di lantai bursa begitu saja. Ada prosedurnya. Kita perlu yang namanya broker (perantara) untuk menghubungkan kita ke lantai bursa Indonesia Stock Exchange (IDX). Lalu setelah kita terhubung kita bebas bertransaksi jual beli saham yang ada di bursa saham Indonesia.

Broker saham adalah perusahaan yang terdaftar resmi dan diberi izin oleh pemerintah untuk menghubungkan investor indvidual ke lantai bursa. Umumnya broker ini akan men-charge kita fee dalam tiap transaksi kita. Disitulah broker mendapatkan profit mereka. Saat kita sudah resmi terdaftar di broker saham, maka kita pun bisa bergabung transaksi jual beli saham online di Indonesia Bursa Efek Indonesia.

Broker juga biasanya menyediakan servis kepada investor individual seperti memberikan software trading online, konsultasi saham gratis untuk menarik investor bergabung dengan mereka. Besarnya biaya  yang harus kita bayar itu sangat relatif, biasanya broker yang plat merah (milik pemerintah) cth: BNI sekuritas punya fee  transaksi yang lebih tinggi. Karena mereka punya reputasi terpercaya menjaga dana, investor dan juga di awasi oleh pemerintah.

Sebenarnya banyak sih perusahaan broker saham, semua menawarkan keunggulan masing-masing, anda bebas memilih. Tapi wajib pastikan dulu jika Broker tersebut sudah terdaftar resmi dan Legal.

Bagaimana cara menganalisa saham supaya bisa untung?

Ada 2 cara analisa yang sering dipergunakan, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal saham, atau bahkan dua-duanya.

Analisa fundamental adalah pengamatan yang didasarkan dari analisa kondisi perusahaan tersebut. Bisa dari laporan keuangan, tingkat keuntungan, cash flow, likuiditas perusahaan, kemampuan membayar utang, dan rasio lainnya seperti.

  • Earning Per Share (EPS)
  • Price Earning Ratio (PER)
  • Price to Book Value (PBV)

Intinya sih dengan analisa fundamental, kita tahu gambaran bagaimana kinerja perusahaan tersebut menghasilkan keuntungan, jadi kita tidak seperti beli kucing dalam karung. Metode analisa fundamental umumnya dilakukan oleh trader ataupun investor yang punya visi jangka panjang. Dimana mereka jarang keluar masuk saham melakukan transaksi, dan hanya sesekali jual beli, mungkin diatas 3 bulan-an saat momen yang tepat datang.

Meraup Keuntungan dengan Analisa Teknikal

Analisa teknikal adalah metode analisis yang mengedepankan pemahaman pergerakan saham berdasarkan trend, pola, harga saham terdahulu untuk memprediksi pergerakan saham berikutnya. Analisa teknikal sama ibaratnya dengan mempelajari cuaca. Kita tahu misalkan di bulan desember akan banyak hujan, jadi kita bisa memprediksi untuk selalu membawa payung, jas hujan, dll.

 

Pemahaman dasar: Cara membaca candlestick ( Sumber dari buku THE SECRET PROFIT )

Dalam saham, kita coba mengaplikasikan hal yang sama. Dengan pergerakan pola candlestick saham tertentu, investor bisa memprediksi harga pergerakan saham. Jadi investor bisa menebak apakah kedepannya adalah saat yang tepat untuk beli rendah, atau jual tinggi. Atau dengan kata lain analisa teknikal bisa digunakan untuk mengetahui sinyal beli, sinyal jual.

Banyak indikator sinyal teknikal yang bisa digunakan investor saham, seperti Simple moving average (SMA), MACD, stochastic oscillator, RELATIVE STRENGTH INDEX (RSI), dll. Anda tidak perlu pusing karena semua indikator teknikal ini bisa dihasilkan otomatis oleh semua software analisa saham anda. Yang penting kita paham apa fungsi indicator tersebut, dan kapan harus menggunakannya.

Analisa saham mana yang paling bagus?

Tergantung gaya trading anda. Tingkat pengalaman bermain saham anda juga nantinya akan mempengaruhi anda lebih fokus analisa ke arah mana. Tidak ada yang benar dan salah, sekali lagi itu tergantung gaya dari investor tersebut.

Belajar Bermain Saham Untuk Pemula di Ciruas

Saya sering mendapatkan pertanyaan, bagaimana sih cara untuk Nabung saham? mau beli jual saham itu dimana? Apa itu IHSG? Apa itu bursa efek? Apa itu candlestick? dst.. kali ini saya akan bahas beberapa konsep mendasar, yang mungkin sangat cocok untuk pemula yang ingin belajar menabung saham dan mungkin anda yang ingin main berbisnis beli jual saham online di kemudian hari. Atau mungkin malah jadi trader serius yang menjadikan investasi saham online ini sebagai full time bisnis anda.

Apa itu saham?

Secara formal, dikatakan sebagai surat berharga yang dijadikan tanda kepemilikan seseorang/badan terhadap suatu perusahaan. Akan tetapi karena kita berbicara dalam konteks trading, maka saham ini hanyalah “objek” yang kita transaksikan agar kita bisa mendapatkan keuntungan besar.

Para trader jangka pendek biasanya, tidak punya mindset seperti sedang membeli perusahaan, mereka cenderung menginginkan keuntungan dari selisih harga jual beli saham.

Berbeda dengan investor (yang biasanya punya visi jangka panjang), mereka biasanya lebih menganggap diri mereka seperti pemilik perusahaan tertentu saat mereka membeli saham perusahaan.

Istilah IHSG adalah kepanjangan dari Indeks Harga Saham Gabungan. Dimana ini adalah harga rata-rata seluruh saham yang ada di bursa efek Indonesia. Layaknya laporan penjualan di toko, nilai rata-rata penjualan toko adalah IHSG, dan semua jenis barang yang dijual di toko adalah semua jenis saham yang ada.

Bagaimana bisa untung dari saham?

Kita bisa mendapat keuntungan saham dari selisih harga jual akhir dan beli awal. Misal, anda beli saham XYZ di harga 500, lalu 3 tahun kemudian saham XYZ berada di harga 600. Maka anda mendapat keuntungan 100/lembar saham XYZ yang anda miliki. Metode ini disebut juga BUY (Beli rendah-Jual Tinggi). Ini adalah cara mencari profit dalam saham yang paling populer di Indonesia.

Ada juga namanya SHORT (Jual Tinggi-Beli Rendah). Ini cara mencari keuntungan yang tidak sering dilakukan di Indonesia, karena punya pemerintah punya regulasi yang ketat dengan metode ini (Anda juga harus punya modal besar, banyak persyaratan lain yang harus anda penuhi). Pada esensinya, SHORT adalah kebalikan BUY.

SHORT itu berarti anda memprediksi harga saham akan JATUH dikemudian hari, maka anda melakukan tindakan Jual terlebih dahulu dengan mengutang kepada broker saham kita (pada saat harga tinggi) lalu membelinya pada jangka waktu tertentu di masa depan (saat harganya rendah). Di Indonesia cara ini secara resmi sebenarnya masih abu-abu.

Untuk mempermudah, saat ini metode mencari keuntungan yang paling umum dalam bertransaksi saham Indonesia adalah dengan yang BUY (Beli saham rendah-Jual saham Tinggi).

Apa itu Lot?

di Bursa Efek Indonesia 1 Lot = 100 lembar saham. Jadi kalau anda beli 1 lot saham XYZ tadi maka keuntungan anda adalah 100*100= Rp 10.000

Bagaimana saya bisa beli jual saham? Dimana lokasinya?

Kita sebagai investor individual tidak bisa langsung jual beli saham di lantai bursa begitu saja. Ada prosedurnya. Kita butuh yang namanya broker (perantara) untuk menghubungkan kita ke lantai bursa Indonesia Stock Exchange (IDX). Lalu setelah kita terhubung kita bebas bertransaksi jual beli saham yang ada di bursa saham Indonesia.

Broker saham adalah perusahaan yang terdaftar resmi dan diberi izin oleh pemerintah untuk menghubungkan investor indvidual ke lantai bursa. Biasanya broker ini akan men-charge kita biaya dalam tiap transaksi kita. Disitulah broker mendapatkan keuntungan mereka. Saat kita sudah resmi terdaftar di broker saham, maka kita pun bisa bergabung transaksi jual beli saham online di Indonesia Bursa Efek Indonesia.

Broker umumnya menyediakan servis kepada investor individual seperti memberikan software trading online, konsultasi saham gratis untuk menarik investor bergabung dengan mereka. Besarnya biaya  yang harus kita bayar itu sangat relatif, biasanya broker yang plat merah (milik pemerintah) cth: BNI sekuritas punya biaya  transaksi yang lebih tinggi. Karena mereka punya reputasi terpercaya menjaga dana, investor dan juga di awasi oleh pemerintah.

Sebenarnya banyak sih perusahaan broker saham, semua menawarkan keunggulan masing-masing, anda bebas memilih. Tapi harus pastikan dulu jika Broker tersebut sudah terdaftar resmi dan Legal.

Bagaimana cara menganalisa saham agar bisa profit?

Ada 2 metode analisa yang sering dipergunakan, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal saham, atau bahkan dua-duanya.

Analisa fundamental adalah pengamatan yang didasarkan dari analisa kondisi perusahaan tersebut. Bisa dari laporan keuangan, tingkat keuntungan, cash flow, likuiditas perusahaan, kemampuan membayar utang, dan rasio lainnya seperti.

  • Earning Per Share (EPS)
  • Price Earning Ratio (PER)
  • Price to Book Value (PBV)

Intinya sih dengan analisa fundamental, kita tahu gambaran bagaimana kinerja perusahaan tersebut menghasilkan keuntungan, jadi kita tidak seperti beli kucing dalam karung. Metode analisa fundamental umumnya dilakukan oleh trader ataupun investor yang punya visi jangka panjang. Dimana mereka jarang keluar masuk saham melakukan transaksi, dan hanya sesekali jual beli, mungkin diatas 3 bulan-an saat momen yang tepat datang.

Meraup Keuntungan dengan Analisa Teknikal

Analisa teknikal adalah metode analisis yang mengedepankan pemahaman pergerakan saham berdasarkan trend, pola, harga saham terdahulu untuk memprediksi pergerakan saham berikutnya. Analisa teknikal sama ibaratnya dengan mempelajari cuaca. Kita tahu misalkan di bulan desember akan banyak hujan, jadi kita bisa memprediksi untuk selalu membawa payung, jas hujan, dll.

 

Pemahaman dasar: Cara membaca candlestick ( Sumber dari buku THE SECRET PROFIT )

Dalam saham, kita coba mengaplikasikan hal yang sama. Dengan pergerakan pola candlestick saham tertentu, investor bisa memprediksi harga pergerakan saham. Jadi investor bisa menebak apakah kedepannya adalah saat yang tepat untuk beli rendah, atau jual tinggi. Atau dengan kata lain analisa teknikal bisa digunakan untuk mengetahui sinyal beli, sinyal jual.

Banyak indikator sinyal teknikal yang bisa digunakan investor saham, seperti Simple moving average (SMA), MACD, stochastic oscillator, RELATIVE STRENGTH INDEX (RSI), dll. Anda tidak perlu pusing karena semua indikator teknikal ini bisa dihasilkan otomatis oleh semua software analisa saham anda. Yang penting kita paham apa fungsi indicator tersebut, dan kapan harus menggunakannya.

Analisa saham mana yang paling bagus?

Tergantung gaya trading kamu. Tingkat pengalaman bermain saham anda juga nantinya akan mempengaruhi anda lebih fokus analisa ke arah mana. Tidak ada yang benar dan salah, sekali lagi itu tergantung gaya dari investor tersebut.

Cara Memulai Bisnis Saham Untuk Pemula di Tana Tidung

Kami sering mendapatkan pertanyaan, bagaimana sih cara untuk Bertransaksi saham? mau Bertransaksi saham itu dimana? Apa itu IHSG? Apa itu bursa efek? Apa itu candlestick? dst.. kali ini saya akan bahas beberapa konsep mendasar, yang mungkin sangat cocok untuk pemula yang ingin belajar nabung saham dan mungkin anda yang ingin main bisnis beli jual saham online di kemudian hari. Atau mungkin malah jadi investor serius yang menjadikan investasi saham online ini sebagai full time bisnis anda.

Apa itu saham?

Secara formal, dikatakan sebagai surat berharga yang dijadikan tanda kepemilikan seseorang/badan terhadap suatu perusahaan. Akan tetapi karena kita berbicara dalam konteks trading, maka saham ini hanyalah “objek” yang kita transaksikan agar kita bisa mendapatkan profit besar.

Para trader jangka pendek biasanya, tidak punya cara berpikir seperti sedang membeli perusahaan, mereka cenderung mengincar keuntungan dari selisih harga jual beli saham.

Berbeda dengan investor (yang biasanya punya visi jangka panjang), mereka biasanya lebih menganggap diri mereka seperti pemilik perusahaan tertentu ketika mereka membeli saham perusahaan.

Istilah IHSG adalah kepanjangan dari Indeks Harga Saham Gabungan. Dimana ini adalah harga rata-rata seluruh saham yang ada di bursa efek Indonesia. Layaknya laporan penjualan di toko, nilai rata-rata penjualan toko adalah IHSG, dan semua jenis barang yang dijual di toko adalah semua jenis saham yang ada.

Bagaimana bisa untung dari saham?

Kita bisa mendapat keuntungan saham dari selisih harga jual akhir dan beli awal. Misal, saudara beli saham XYZ di harga 500, lalu 3 minggu kemudian saham XYZ berada di harga 600. Maka anda mendapat keuntungan 100/lembar saham XYZ yang anda miliki. Metode ini disebut juga BUY (Beli rendah-Jual Tinggi). Ini adalah cara mencari profit dalam saham yang paling populer di Indonesia.

Ada juga namanya SHORT (Jual Tinggi-Beli Rendah). Ini cara mencari keuntungan yang tidak sering dilakukan di Indonesia, karena punya pemerintah punya regulasi yang ketat dengan metode ini (Anda juga harus punya modal besar, banyak persyaratan lain yang harus anda penuhi). Pada esensinya, SHORT adalah kebalikan BUY.

SHORT itu berarti anda memprediksi harga saham akan JATUH dikemudian hari, maka anda melakukan tindakan Jual terlebih dahulu dengan mengutang kepada broker saham anda (pada saat harga tinggi) lalu membelinya pada jangka waktu tertentu di masa depan (saat harganya rendah). Di Indonesia cara ini secara resmi sebenarnya masih abu-abu.

Untuk mempermudah, saat ini metode mencari keuntungan yang paling umum dalam bermain saham Indonesia adalah dengan yang BUY (Beli saham rendah-Jual saham Tinggi).

Apa itu Lot?

di Bursa Efek Indonesia 1 Lot = 100 lembar saham. Jadi kalau anda beli 1 lot saham XYZ tadi maka keuntungan anda adalah 100*100= Rp 10.000

Bagaimana saya bisa beli jual saham? Dimana lokasinya?

Kamu sebagai investor individual tidak bisa langsung jual beli saham di lantai bursa begitu saja. Ada prosedurnya. Kita perlu yang namanya broker (perantara) untuk menghubungkan kita ke lantai bursa Indonesia Stock Exchange (IDX). Lalu setelah kita terhubung kita bebas bertransaksi jual beli saham yang ada di bursa saham Indonesia.

Broker saham adalah perusahaan yang terdaftar resmi dan diberi izin oleh pemerintah untuk menghubungkan investor indvidual ke lantai bursa. Biasanya broker ini akan men-charge kita fee dalam tiap transaksi kita. Disitulah broker mendapatkan keuntungan mereka. Saat kita sudah resmi terdaftar di broker saham, maka kita pun bisa bergabung transaksi jual beli saham online di Indonesia Bursa Efek Indonesia.

Broker menyediakan servis kepada investor individual seperti memberikan software trading online, konsultasi saham gratis untuk menarik investor bergabung dengan mereka. Besarnya biaya  yang harus kita bayar itu sangat relatif, biasanya broker yang plat merah (milik pemerintah) cth: BNI sekuritas punya fee  transaksi yang lebih tinggi. Karena mereka punya reputasi terpercaya menjaga dana, investor dan juga di awasi oleh pemerintah.

Sebenarnya banyak sih perusahaan broker saham, semua menawarkan keunggulan masing-masing, anda bebas memilih. Tapi wajib pastikan dulu jika Broker tersebut sudah terdaftar resmi dan Legal.

Bagaimana cara menganalisa saham agar bisa untung?

Ada 2 cara analisa yang sering dipergunakan, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal saham, atau bahkan dua-duanya.

Analisa fundamental adalah pengamatan yang didasarkan dari analisa kondisi perusahaan tersebut. Bisa dari laporan keuangan, tingkat keuntungan, cash flow, likuiditas perusahaan, kemampuan membayar utang, dan rasio lainnya seperti.

  • Earning Per Share (EPS)
  • Price Earning Ratio (PER)
  • Price to Book Value (PBV)

Intinya sih dengan analisa fundamental, kita tahu gambaran bagaimana kinerja perusahaan tersebut menghasilkan keuntungan, jadi kita tidak seperti beli kucing dalam karung. Metode analisa fundamental umumnya dilakukan oleh trader ataupun investor yang punya visi jangka panjang. Dimana mereka jarang keluar masuk saham melakukan transaksi, dan hanya sesekali jual beli, mungkin diatas 3 bulan-an saat momen yang tepat datang.

Meraup Keuntungan dengan Analisa Teknikal

Analisa teknikal adalah metode analisis yang mengedepankan pemahaman pergerakan saham berdasarkan trend, pola, harga saham terdahulu untuk memprediksi pergerakan saham berikutnya. Analisa teknikal sama ibaratnya dengan mempelajari cuaca. Kita tahu misalkan di bulan desember akan banyak hujan, jadi kita bisa memprediksi untuk selalu membawa payung, jas hujan, dll.

 

Pemahaman dasar: Cara membaca candlestick ( Sumber dari buku THE SECRET PROFIT )

Dalam saham, kita coba mengaplikasikan hal yang sama. Dengan pergerakan pola candlestick saham tertentu, investor bisa memprediksi harga pergerakan saham. Jadi investor bisa menebak apakah kedepannya adalah saat yang tepat untuk beli rendah, atau jual tinggi. Atau dengan kata lain analisa teknikal bisa digunakan untuk mengetahui sinyal beli, sinyal jual.

Banyak indikator sinyal teknikal yang bisa digunakan investor saham, seperti Simple moving average (SMA), MACD, stochastic oscillator, RELATIVE STRENGTH INDEX (RSI), dll. Anda tidak perlu pusing karena semua indikator teknikal ini bisa dihasilkan otomatis oleh semua software analisa saham anda. Yang penting kita paham apa fungsi indicator tersebut, dan kapan harus menggunakannya.

Analisa saham mana yang paling bagus?

Tergantung gaya trading kita. Tingkat pengalaman bermain saham anda juga nantinya akan mempengaruhi anda lebih fokus analisa ke arah mana. Tidak ada yang benar dan salah, sekali lagi itu tergantung style dari investor tersebut.