Gaji Pas-Pasan Tapi Bisa Nabung Saham, Kok Bisa??..

Gaji Pas-Pasan Tapi Bisa Nabung Saham, Kok Bisa??..

Sekarang ini tidak ada alasan untuk tidak Nabung Saham, karena dengan Nabung Saham bisa menjadi senjata  kita untuk melawan inflasi yang terus mengrogoti ekonomi kita, karena memang inflasi itu nyata adanya. Tapi gimana dong kan gaji saya pas-pasan,bagaimana bisa Nabung Saham?

Invetasi Saham memang saat ini menjadi primadona , banyak orang yang berlomba-lomba untuk bisa berinvestasi Saham. Namun ada beberapa orang yang ingin berinvestasi tapi tidak berani karena gaji mereka yang pas-pasan.

Tenang walaupun gaji kamu pas-pasan kamu tetap bisa kok Nabung Saham, karna untuk Nabung Saham tidak harus dengan modal yang besar, dengan uang 500rb rupiah saja kamu sudah bisa mulai Nabung Saham. Bahkan jika kamu seorang mahasiswa kamu bisa memulainya hanya dengan 100rb rupiah, kecil bukan?

Coba bayangkan dengan uang segitu kalian sudah bisa memiliki investasi untuk masa depan kalian. Jadi tidak ada alasan lagi ya untuk tidak Nabung Saham, karena dengan uang segitupun kalian sudah bisa Nabung Saham.

Kamu juga bisa loh belajar menganalisa saham melalui buku The Stock Market Secret Profit by Santo Vibby yang bisa kamu dapatkan di tokopedia maupun order langsung via whatsapp.

Kenapa Anda mau Belajar Saham / Trading Forex ? Apa tujuan utamanya ?

Kenapa Anda mau Belajar Saham / Trading Forex ? Apa tujuan utamanya ?

Kenapa Anda mau Belajar Saham / Trading Forex ? Apa tujuan utamanya ? Apa alasan Anda mau melakukan aktivitas trading tersebuty ? Apa tujuan akhir yang ingin Anda capai dengan trading ? Mari coba kita kupas dan pikirkan dengan serius.

Apakah jawaban Anda merupakan salah satu dari jawaban berikut ini ?

“Saya belajar saham / trading untuk mencari uang”,

“Saya kepingin cepat kaya dengan gampang dan cepat”,

“Saya ingin seperti Si Bambang yang kaya mendadak karena main saham”,

“Saya ingin mengembangkan kekayaan dengan mencapai keuntungan demi keuntungan dalam trading.”

Mari kita akui, semua kepengen mendapatkan Uang, Uang dan Uang-lah yang sering menjadi tujuan seseorang untuk begitu ngebet belajar saham ataupun forex maupun aktivitas trading lainnya.

“Lha iya, tentu saja uang ! Lalu apa tujuan saya trading dong kalau bukan buat dapat uang ?”

Ya ! Memang kita melakukan aktivitas bertransaksi di pasar modal dan mungkin juga trading forex adalah untuk meraih keuntungan, dan keuntungan itu hasil akhirnya berbentuk uang.  Masalahnya dengan menjadikan UANG sebagai tujuan utama bertransaksi / trading, maka kita telah menciptakan sebuah pola pikir yang mungkin saja tidak terlalu tepat.

Ketika tujuan kita adalah memperoleh UANG, trader akan terobsesi mencari cara yang paling cepat untuk memperoleh banyak uang dan menjadi kaya. Impian untuk cepat kaya melalui pasar modal ataupun media saham maupun forex akan dapat melumpuhkan akal sehat Anda, dan membuat kita semuanya terjebak dalam sebuah situasi yang emosional disebut dengan keserakahan atau tamak. Hal ini ibaratnya akan berfungsi sebagai bom waktu bagi akun saham / forex Anda.

Idealnya adalah bahwa memperoleh uang bukanlah tujuan utama seorang trader. Hendaknya kita menjadikan uang sebagai alat atau kendaraan untuk mencapai suatu tujuan akhir lainnya.

Tujuan akhir itu dapat kita ubah dan tetapkan berupa suatu hal untuk mendapatkan kualitas hidup Anda yang lebih baik. Misalnya, menciptakan kehidupan yang lebih baik dengan pendapatan tambahan (ataupun utama) melalui media transaksi saham ataupun trading forex, dan jika memungkinkan dapat membagikan pengalaman tersebut orang lain sehingga mereka dapat melakukan hal yang sama atau lebih baik.

Dengan demikian maka kita akan berfokus pada tujuan akhir yang lebih tepat, MAKA kita dapat mejalankan aktivitas bertransaksi dan belajar saham dengan lebih bijaksana, dan akan sangat mungkin dapat menghindari situasi yang emosional. 🙂

Mungkin juga Anda dapat menentukan terlebih dahulu Anda itu siapa ? coba cari tau di sini -> Belajar Saham antara Trader vs Investor.. galakan siapa ?

Belajar Membeli Saham Untuk Pemula di Andolo

Kita sering mendapatkan pertanyaan, bagaimana sih cara untuk Memulai Bisnis saham? mau Bertransaksi saham itu dimana? Apa itu IHSG? Apa itu bursa efek? Apa itu candlestick? dst.. kali ini saya akan bahas beberapa konsep mendasar, yang mungkin sangat cocok untuk pemula yang ingin belajar trading saham dan mungkin anda yang ingin main bisnis bertransaksi saham online di kemudian hari. Atau mungkin malah jadi investor serius yang menjadikan investasi saham online ini sebagai full time bisnis anda.

Apa itu saham?

Secara formal, dikatakan sebagai surat berharga yang dijadikan tanda kepemilikan seseorang/badan terhadap suatu perusahaan. Akan tetapi karena kita berbicara dalam konteks trading, maka saham ini hanyalah “objek” yang kita perjualbelikan supaya kita bisa mendapatkan profit besar.

Para trader jangka pendek biasanya, tidak punya mindset seperti sedang membeli perusahaan, mereka cenderung menginginkan profit dari selisih harga jual beli saham.

Berbeda dengan investor (yang biasanya punya visi jangka panjang), mereka biasanya lebih menganggap diri mereka seperti pemilik perusahaan tertentu ketika mereka membeli saham perusahaan.

Istilah IHSG adalah kepanjangan dari Indeks Harga Saham Gabungan. Dimana ini adalah harga rata-rata seluruh saham yang ada di bursa efek Indonesia. Layaknya laporan penjualan di toko, nilai rata-rata penjualan toko adalah IHSG, dan semua jenis barang yang dijual di toko adalah semua jenis saham yang ada.

Bagaimana bisa untung dari saham?

Kita bisa mendapat keuntungan saham dari selisih harga jual akhir dan beli awal. Misal, saudara beli saham XYZ di harga 500, lalu 2 tahun kemudian saham XYZ berada di harga 600. Maka anda mendapat keuntungan 100/lembar saham XYZ yang anda miliki. Metode ini disebut juga BUY (Beli rendah-Jual Tinggi). Ini adalah metode mencari profit dalam saham yang paling populer di Indonesia.

Ada juga namanya SHORT (Jual Tinggi-Beli Rendah). Ini cara mencari keuntungan yang tidak sering dilakukan di Indonesia, karena punya pemerintah punya regulasi yang ketat dengan metode ini (Anda juga harus punya modal besar, banyak persyaratan lain yang harus anda penuhi). Pada esensinya, SHORT adalah kebalikan BUY.

SHORT itu berarti anda memprediksi harga saham akan JATUH dikemudian hari, maka anda melakukan tindakan Jual terlebih dahulu dengan mengutang kepada broker saham kita (pada saat harga tinggi) lalu membelinya pada jangka waktu tertentu di masa depan (saat harganya rendah). Di Indonesia cara ini secara resmi sebenarnya masih abu-abu.

Untuk mempermudah, saat ini metode mencari keuntungan yang paling umum dalam bertransaksi saham Indonesia adalah dengan yang BUY (Beli saham rendah-Jual saham Tinggi).

Apa itu Lot?

di Bursa Efek Indonesia 1 Lot = 100 lembar saham. Jadi kalau anda beli 1 lot saham XYZ tadi maka keuntungan anda adalah 100*100= Rp 10.000

Bagaimana saya bisa beli jual saham? Dimana lokasinya?

Anda sebagai investor individual tidak bisa langsung jual beli saham di lantai bursa begitu saja. Ada prosedurnya. Kita perlu yang namanya broker (perantara) untuk menghubungkan kita ke lantai bursa Indonesia Stock Exchange (IDX). Lalu setelah kita terhubung kita bebas bertransaksi jual beli saham yang ada di bursa saham Indonesia.

Broker saham adalah perusahaan yang terdaftar resmi dan diberi izin oleh pemerintah untuk menghubungkan investor indvidual ke lantai bursa. Umumnya broker ini akan men-charge kita fee dalam tiap transaksi kita. Disitulah broker mendapatkan keuntungan mereka. Saat kita sudah resmi terdaftar di broker saham, maka kita pun bisa bergabung transaksi jual beli saham online di Indonesia Bursa Efek Indonesia.

Broker juga biasanya menyediakan servis kepada investor individual seperti memberikan software trading online, konsultasi saham gratis untuk menarik investor bergabung dengan mereka. Besarnya fee  yang harus kita bayar itu sangat relatif, biasanya broker yang plat merah (milik pemerintah) cth: BNI sekuritas punya fee  transaksi yang lebih tinggi. Karena mereka punya reputasi terpercaya menjaga dana, investor dan juga di awasi oleh pemerintah.

Sebenarnya banyak sih perusahaan broker saham, semua menawarkan keunggulan masing-masing, anda bebas memilih. Tapi wajib pastikan dulu jika Broker tersebut sudah terdaftar resmi dan Legal.

Bagaimana cara menganalisa saham supaya bisa profit?

Ada 2 metode analisa yang sering dipergunakan, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal saham, atau bahkan dua-duanya.

Analisa fundamental adalah pengamatan yang didasarkan dari analisa kondisi perusahaan tersebut. Bisa dari laporan keuangan, tingkat keuntungan, cash flow, likuiditas perusahaan, kemampuan membayar utang, dan rasio lainnya seperti.

  • Earning Per Share (EPS)
  • Price Earning Ratio (PER)
  • Price to Book Value (PBV)

Intinya sih dengan analisa fundamental, kita tahu gambaran bagaimana kinerja perusahaan tersebut menghasilkan keuntungan, jadi kita tidak seperti beli kucing dalam karung. Metode analisa fundamental umumnya dilakukan oleh trader ataupun investor yang punya visi jangka panjang. Dimana mereka jarang keluar masuk saham melakukan transaksi, dan hanya sesekali jual beli, mungkin diatas 3 bulan-an saat momen yang tepat datang.

Meraup Keuntungan dengan Analisa Teknikal

Analisa teknikal adalah metode analisis yang mengedepankan pemahaman pergerakan saham berdasarkan trend, pola, harga saham terdahulu untuk memprediksi pergerakan saham berikutnya. Analisa teknikal sama ibaratnya dengan mempelajari cuaca. Kita tahu misalkan di bulan desember akan banyak hujan, jadi kita bisa memprediksi untuk selalu membawa payung, jas hujan, dll.

 

Pemahaman dasar: Cara membaca candlestick ( Sumber dari buku THE SECRET PROFIT )

Dalam saham, kita coba mengaplikasikan hal yang sama. Dengan pergerakan pola candlestick saham tertentu, investor bisa memprediksi harga pergerakan saham. Jadi investor bisa menebak apakah kedepannya adalah saat yang tepat untuk beli rendah, atau jual tinggi. Atau dengan kata lain analisa teknikal bisa digunakan untuk mengetahui sinyal beli, sinyal jual.

Banyak indikator sinyal teknikal yang bisa digunakan investor saham, seperti Simple moving average (SMA), MACD, stochastic oscillator, RELATIVE STRENGTH INDEX (RSI), dll. Anda tidak perlu pusing karena semua indikator teknikal ini bisa dihasilkan otomatis oleh semua software analisa saham anda. Yang penting kita paham apa fungsi indicator tersebut, dan kapan harus menggunakannya.

Analisa saham mana yang paling menguntungkan?

Tergantung gaya trading kita. Tingkat pengalaman bermain saham anda juga nantinya akan mempengaruhi anda lebih fokus analisa ke arah mana. Tidak ada yang benar dan salah, sekali lagi itu tergantung style dari investor tersebut.

Cara Memulai Bisnis Saham Untuk Pemula di Tebing Tinggi

Anda sering mendapatkan pertanyaan, bagaimana sih cara untuk Trading saham? mau beli jual saham itu dimana? Apa itu IHSG? Apa itu bursa efek? Apa itu candlestick? dst.. kali ini saya akan bahas beberapa konsep mendasar, yang mungkin sangat cocok untuk pemula yang ingin belajar membeli saham dan mungkin anda yang ingin main berbisnis bertransaksi saham online di kemudian hari. Atau mungkin malah jadi trader serius yang menjadikan investasi saham online ini sebagai full time bisnis anda.

Apa itu saham?

Secara formal, dikatakan sebagai surat berharga yang dijadikan tanda kepemilikan seseorang/badan terhadap suatu perusahaan. Akan tetapi karena kita berbicara dalam konteks trading, maka saham ini hanyalah “objek” yang kita perjualbelikan supaya kita bisa mendapatkan keuntungan besar.

Para trader jangka pendek biasanya, tidak punya cara berpikir seperti sedang membeli perusahaan, mereka cenderung mengincar profit dari selisih harga jual beli saham.

Berbeda dengan investor (yang biasanya punya visi jangka panjang), mereka biasanya lebih menganggap diri mereka seperti pemilik perusahaan tertentu ketika mereka membeli saham perusahaan.

Istilah IHSG adalah kepanjangan dari Indeks Harga Saham Gabungan. Dimana ini adalah harga rata-rata seluruh saham yang ada di bursa efek Indonesia. Layaknya laporan penjualan di toko, nilai rata-rata penjualan toko adalah IHSG, dan semua jenis barang yang dijual di toko adalah semua jenis saham yang ada.

Bagaimana bisa untung dari saham?

Kita bisa mendapat keuntungan saham dari selisih harga jual akhir dan beli awal. Misal, kamu beli saham XYZ di harga 500, lalu 2 bulan kemudian saham XYZ berada di harga 600. Maka anda mendapat keuntungan 100/lembar saham XYZ yang anda miliki. Metode ini disebut juga BUY (Beli rendah-Jual Tinggi). Ini adalah cara mencari untung dalam saham yang paling populer di Indonesia.

Ada juga namanya SHORT (Jual Tinggi-Beli Rendah). Ini cara mencari keuntungan yang tidak sering dilakukan di Indonesia, karena punya pemerintah punya regulasi yang ketat dengan metode ini (Anda juga harus punya modal besar, banyak persyaratan lain yang harus anda penuhi). Pada esensinya, SHORT adalah kebalikan BUY.

SHORT itu berarti kamu memprediksi harga saham akan JATUH dikemudian hari, maka anda melakukan tindakan Jual terlebih dahulu dengan mengutang kepada broker saham kamu (pada saat harga tinggi) lalu membelinya pada jangka waktu tertentu di masa depan (saat harganya rendah). Di Indonesia cara ini secara resmi sebenarnya masih abu-abu.

Untuk mempermudah, saat ini metode mencari keuntungan yang paling umum dalam bertransaksi saham Indonesia adalah dengan yang BUY (Beli saham rendah-Jual saham Tinggi).

Apa itu Lot?

di Bursa Efek Indonesia 1 Lot = 100 lembar saham. Jadi kalau anda beli 1 lot saham XYZ tadi maka keuntungan anda adalah 100*100= Rp 10.000

Bagaimana saya bisa beli jual saham? Dimana lokasinya?

Kamu sebagai investor individual tidak bisa langsung jual beli saham di lantai bursa begitu saja. Ada prosedurnya. Kita perlu yang namanya broker (perantara) untuk menghubungkan kita ke lantai bursa Indonesia Stock Exchange (IDX). Lalu setelah kita terhubung kita bebas bertransaksi jual beli saham yang ada di bursa saham Indonesia.

Broker saham adalah perusahaan yang terdaftar resmi dan diberi izin oleh pemerintah untuk menghubungkan investor indvidual ke lantai bursa. Umumnya broker ini akan men-charge kita fee dalam tiap transaksi kita. Disitulah broker mendapatkan profit mereka. Saat kita sudah resmi terdaftar di broker saham, maka kita pun bisa bergabung transaksi jual beli saham online di Indonesia Bursa Efek Indonesia.

Broker juga biasanya menyediakan servis kepada investor individual seperti memberikan software trading online, konsultasi saham gratis untuk menarik investor bergabung dengan mereka. Besarnya biaya  yang harus kita bayar itu sangat relatif, biasanya broker yang plat merah (milik pemerintah) cth: BNI sekuritas punya fee  transaksi yang lebih tinggi. Karena mereka punya reputasi terpercaya menjaga dana, investor dan juga di awasi oleh pemerintah.

Sebenarnya banyak sih perusahaan broker saham, semua menawarkan keunggulan masing-masing, anda bebas memilih. Tapi wajib pastikan dulu jika Broker tersebut sudah terdaftar resmi dan Legal.

Bagaimana cara menganalisa saham supaya bisa untung?

Ada 2 cara analisa yang sering dipergunakan, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal saham, atau bahkan dua-duanya.

Analisa fundamental adalah pengamatan yang didasarkan dari analisa kondisi perusahaan tersebut. Bisa dari laporan keuangan, tingkat keuntungan, cash flow, likuiditas perusahaan, kemampuan membayar utang, dan rasio lainnya seperti.

  • Earning Per Share (EPS)
  • Price Earning Ratio (PER)
  • Price to Book Value (PBV)

Intinya sih dengan analisa fundamental, kita tahu gambaran bagaimana kinerja perusahaan tersebut menghasilkan keuntungan, jadi kita tidak seperti beli kucing dalam karung. Metode analisa fundamental umumnya dilakukan oleh trader ataupun investor yang punya visi jangka panjang. Dimana mereka jarang keluar masuk saham melakukan transaksi, dan hanya sesekali jual beli, mungkin diatas 3 bulan-an saat momen yang tepat datang.

Meraup Keuntungan dengan Analisa Teknikal

Analisa teknikal adalah metode analisis yang mengedepankan pemahaman pergerakan saham berdasarkan trend, pola, harga saham terdahulu untuk memprediksi pergerakan saham berikutnya. Analisa teknikal sama ibaratnya dengan mempelajari cuaca. Kita tahu misalkan di bulan desember akan banyak hujan, jadi kita bisa memprediksi untuk selalu membawa payung, jas hujan, dll.

 

Pemahaman dasar: Cara membaca candlestick ( Sumber dari buku THE SECRET PROFIT )

Dalam saham, kita coba mengaplikasikan hal yang sama. Dengan pergerakan pola candlestick saham tertentu, investor bisa memprediksi harga pergerakan saham. Jadi investor bisa menebak apakah kedepannya adalah saat yang tepat untuk beli rendah, atau jual tinggi. Atau dengan kata lain analisa teknikal bisa digunakan untuk mengetahui sinyal beli, sinyal jual.

Banyak indikator sinyal teknikal yang bisa digunakan investor saham, seperti Simple moving average (SMA), MACD, stochastic oscillator, RELATIVE STRENGTH INDEX (RSI), dll. Anda tidak perlu pusing karena semua indikator teknikal ini bisa dihasilkan otomatis oleh semua software analisa saham anda. Yang penting kita paham apa fungsi indicator tersebut, dan kapan harus menggunakannya.

Analisa saham mana yang paling bagus?

Tergantung gaya trading anda. Tingkat pengalaman bermain saham anda juga nantinya akan mempengaruhi anda lebih fokus analisa ke arah mana. Tidak ada yang benar dan salah, sekali lagi itu tergantung gaya dari investor tersebut.

Belajar Bermain Saham Untuk Pemula di Ciruas

Saya sering mendapatkan pertanyaan, bagaimana sih cara untuk Nabung saham? mau beli jual saham itu dimana? Apa itu IHSG? Apa itu bursa efek? Apa itu candlestick? dst.. kali ini saya akan bahas beberapa konsep mendasar, yang mungkin sangat cocok untuk pemula yang ingin belajar menabung saham dan mungkin anda yang ingin main berbisnis beli jual saham online di kemudian hari. Atau mungkin malah jadi trader serius yang menjadikan investasi saham online ini sebagai full time bisnis anda.

Apa itu saham?

Secara formal, dikatakan sebagai surat berharga yang dijadikan tanda kepemilikan seseorang/badan terhadap suatu perusahaan. Akan tetapi karena kita berbicara dalam konteks trading, maka saham ini hanyalah “objek” yang kita transaksikan agar kita bisa mendapatkan keuntungan besar.

Para trader jangka pendek biasanya, tidak punya mindset seperti sedang membeli perusahaan, mereka cenderung menginginkan keuntungan dari selisih harga jual beli saham.

Berbeda dengan investor (yang biasanya punya visi jangka panjang), mereka biasanya lebih menganggap diri mereka seperti pemilik perusahaan tertentu saat mereka membeli saham perusahaan.

Istilah IHSG adalah kepanjangan dari Indeks Harga Saham Gabungan. Dimana ini adalah harga rata-rata seluruh saham yang ada di bursa efek Indonesia. Layaknya laporan penjualan di toko, nilai rata-rata penjualan toko adalah IHSG, dan semua jenis barang yang dijual di toko adalah semua jenis saham yang ada.

Bagaimana bisa untung dari saham?

Kita bisa mendapat keuntungan saham dari selisih harga jual akhir dan beli awal. Misal, anda beli saham XYZ di harga 500, lalu 3 tahun kemudian saham XYZ berada di harga 600. Maka anda mendapat keuntungan 100/lembar saham XYZ yang anda miliki. Metode ini disebut juga BUY (Beli rendah-Jual Tinggi). Ini adalah cara mencari profit dalam saham yang paling populer di Indonesia.

Ada juga namanya SHORT (Jual Tinggi-Beli Rendah). Ini cara mencari keuntungan yang tidak sering dilakukan di Indonesia, karena punya pemerintah punya regulasi yang ketat dengan metode ini (Anda juga harus punya modal besar, banyak persyaratan lain yang harus anda penuhi). Pada esensinya, SHORT adalah kebalikan BUY.

SHORT itu berarti anda memprediksi harga saham akan JATUH dikemudian hari, maka anda melakukan tindakan Jual terlebih dahulu dengan mengutang kepada broker saham kita (pada saat harga tinggi) lalu membelinya pada jangka waktu tertentu di masa depan (saat harganya rendah). Di Indonesia cara ini secara resmi sebenarnya masih abu-abu.

Untuk mempermudah, saat ini metode mencari keuntungan yang paling umum dalam bertransaksi saham Indonesia adalah dengan yang BUY (Beli saham rendah-Jual saham Tinggi).

Apa itu Lot?

di Bursa Efek Indonesia 1 Lot = 100 lembar saham. Jadi kalau anda beli 1 lot saham XYZ tadi maka keuntungan anda adalah 100*100= Rp 10.000

Bagaimana saya bisa beli jual saham? Dimana lokasinya?

Kita sebagai investor individual tidak bisa langsung jual beli saham di lantai bursa begitu saja. Ada prosedurnya. Kita butuh yang namanya broker (perantara) untuk menghubungkan kita ke lantai bursa Indonesia Stock Exchange (IDX). Lalu setelah kita terhubung kita bebas bertransaksi jual beli saham yang ada di bursa saham Indonesia.

Broker saham adalah perusahaan yang terdaftar resmi dan diberi izin oleh pemerintah untuk menghubungkan investor indvidual ke lantai bursa. Biasanya broker ini akan men-charge kita biaya dalam tiap transaksi kita. Disitulah broker mendapatkan keuntungan mereka. Saat kita sudah resmi terdaftar di broker saham, maka kita pun bisa bergabung transaksi jual beli saham online di Indonesia Bursa Efek Indonesia.

Broker umumnya menyediakan servis kepada investor individual seperti memberikan software trading online, konsultasi saham gratis untuk menarik investor bergabung dengan mereka. Besarnya biaya  yang harus kita bayar itu sangat relatif, biasanya broker yang plat merah (milik pemerintah) cth: BNI sekuritas punya biaya  transaksi yang lebih tinggi. Karena mereka punya reputasi terpercaya menjaga dana, investor dan juga di awasi oleh pemerintah.

Sebenarnya banyak sih perusahaan broker saham, semua menawarkan keunggulan masing-masing, anda bebas memilih. Tapi harus pastikan dulu jika Broker tersebut sudah terdaftar resmi dan Legal.

Bagaimana cara menganalisa saham agar bisa profit?

Ada 2 metode analisa yang sering dipergunakan, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal saham, atau bahkan dua-duanya.

Analisa fundamental adalah pengamatan yang didasarkan dari analisa kondisi perusahaan tersebut. Bisa dari laporan keuangan, tingkat keuntungan, cash flow, likuiditas perusahaan, kemampuan membayar utang, dan rasio lainnya seperti.

  • Earning Per Share (EPS)
  • Price Earning Ratio (PER)
  • Price to Book Value (PBV)

Intinya sih dengan analisa fundamental, kita tahu gambaran bagaimana kinerja perusahaan tersebut menghasilkan keuntungan, jadi kita tidak seperti beli kucing dalam karung. Metode analisa fundamental umumnya dilakukan oleh trader ataupun investor yang punya visi jangka panjang. Dimana mereka jarang keluar masuk saham melakukan transaksi, dan hanya sesekali jual beli, mungkin diatas 3 bulan-an saat momen yang tepat datang.

Meraup Keuntungan dengan Analisa Teknikal

Analisa teknikal adalah metode analisis yang mengedepankan pemahaman pergerakan saham berdasarkan trend, pola, harga saham terdahulu untuk memprediksi pergerakan saham berikutnya. Analisa teknikal sama ibaratnya dengan mempelajari cuaca. Kita tahu misalkan di bulan desember akan banyak hujan, jadi kita bisa memprediksi untuk selalu membawa payung, jas hujan, dll.

 

Pemahaman dasar: Cara membaca candlestick ( Sumber dari buku THE SECRET PROFIT )

Dalam saham, kita coba mengaplikasikan hal yang sama. Dengan pergerakan pola candlestick saham tertentu, investor bisa memprediksi harga pergerakan saham. Jadi investor bisa menebak apakah kedepannya adalah saat yang tepat untuk beli rendah, atau jual tinggi. Atau dengan kata lain analisa teknikal bisa digunakan untuk mengetahui sinyal beli, sinyal jual.

Banyak indikator sinyal teknikal yang bisa digunakan investor saham, seperti Simple moving average (SMA), MACD, stochastic oscillator, RELATIVE STRENGTH INDEX (RSI), dll. Anda tidak perlu pusing karena semua indikator teknikal ini bisa dihasilkan otomatis oleh semua software analisa saham anda. Yang penting kita paham apa fungsi indicator tersebut, dan kapan harus menggunakannya.

Analisa saham mana yang paling bagus?

Tergantung gaya trading kamu. Tingkat pengalaman bermain saham anda juga nantinya akan mempengaruhi anda lebih fokus analisa ke arah mana. Tidak ada yang benar dan salah, sekali lagi itu tergantung gaya dari investor tersebut.

Cara Memulai Bisnis Saham Untuk Pemula di Tana Tidung

Kami sering mendapatkan pertanyaan, bagaimana sih cara untuk Bertransaksi saham? mau Bertransaksi saham itu dimana? Apa itu IHSG? Apa itu bursa efek? Apa itu candlestick? dst.. kali ini saya akan bahas beberapa konsep mendasar, yang mungkin sangat cocok untuk pemula yang ingin belajar nabung saham dan mungkin anda yang ingin main bisnis beli jual saham online di kemudian hari. Atau mungkin malah jadi investor serius yang menjadikan investasi saham online ini sebagai full time bisnis anda.

Apa itu saham?

Secara formal, dikatakan sebagai surat berharga yang dijadikan tanda kepemilikan seseorang/badan terhadap suatu perusahaan. Akan tetapi karena kita berbicara dalam konteks trading, maka saham ini hanyalah “objek” yang kita transaksikan agar kita bisa mendapatkan profit besar.

Para trader jangka pendek biasanya, tidak punya cara berpikir seperti sedang membeli perusahaan, mereka cenderung mengincar keuntungan dari selisih harga jual beli saham.

Berbeda dengan investor (yang biasanya punya visi jangka panjang), mereka biasanya lebih menganggap diri mereka seperti pemilik perusahaan tertentu ketika mereka membeli saham perusahaan.

Istilah IHSG adalah kepanjangan dari Indeks Harga Saham Gabungan. Dimana ini adalah harga rata-rata seluruh saham yang ada di bursa efek Indonesia. Layaknya laporan penjualan di toko, nilai rata-rata penjualan toko adalah IHSG, dan semua jenis barang yang dijual di toko adalah semua jenis saham yang ada.

Bagaimana bisa untung dari saham?

Kita bisa mendapat keuntungan saham dari selisih harga jual akhir dan beli awal. Misal, saudara beli saham XYZ di harga 500, lalu 3 minggu kemudian saham XYZ berada di harga 600. Maka anda mendapat keuntungan 100/lembar saham XYZ yang anda miliki. Metode ini disebut juga BUY (Beli rendah-Jual Tinggi). Ini adalah cara mencari profit dalam saham yang paling populer di Indonesia.

Ada juga namanya SHORT (Jual Tinggi-Beli Rendah). Ini cara mencari keuntungan yang tidak sering dilakukan di Indonesia, karena punya pemerintah punya regulasi yang ketat dengan metode ini (Anda juga harus punya modal besar, banyak persyaratan lain yang harus anda penuhi). Pada esensinya, SHORT adalah kebalikan BUY.

SHORT itu berarti anda memprediksi harga saham akan JATUH dikemudian hari, maka anda melakukan tindakan Jual terlebih dahulu dengan mengutang kepada broker saham anda (pada saat harga tinggi) lalu membelinya pada jangka waktu tertentu di masa depan (saat harganya rendah). Di Indonesia cara ini secara resmi sebenarnya masih abu-abu.

Untuk mempermudah, saat ini metode mencari keuntungan yang paling umum dalam bermain saham Indonesia adalah dengan yang BUY (Beli saham rendah-Jual saham Tinggi).

Apa itu Lot?

di Bursa Efek Indonesia 1 Lot = 100 lembar saham. Jadi kalau anda beli 1 lot saham XYZ tadi maka keuntungan anda adalah 100*100= Rp 10.000

Bagaimana saya bisa beli jual saham? Dimana lokasinya?

Kamu sebagai investor individual tidak bisa langsung jual beli saham di lantai bursa begitu saja. Ada prosedurnya. Kita perlu yang namanya broker (perantara) untuk menghubungkan kita ke lantai bursa Indonesia Stock Exchange (IDX). Lalu setelah kita terhubung kita bebas bertransaksi jual beli saham yang ada di bursa saham Indonesia.

Broker saham adalah perusahaan yang terdaftar resmi dan diberi izin oleh pemerintah untuk menghubungkan investor indvidual ke lantai bursa. Biasanya broker ini akan men-charge kita fee dalam tiap transaksi kita. Disitulah broker mendapatkan keuntungan mereka. Saat kita sudah resmi terdaftar di broker saham, maka kita pun bisa bergabung transaksi jual beli saham online di Indonesia Bursa Efek Indonesia.

Broker menyediakan servis kepada investor individual seperti memberikan software trading online, konsultasi saham gratis untuk menarik investor bergabung dengan mereka. Besarnya biaya  yang harus kita bayar itu sangat relatif, biasanya broker yang plat merah (milik pemerintah) cth: BNI sekuritas punya fee  transaksi yang lebih tinggi. Karena mereka punya reputasi terpercaya menjaga dana, investor dan juga di awasi oleh pemerintah.

Sebenarnya banyak sih perusahaan broker saham, semua menawarkan keunggulan masing-masing, anda bebas memilih. Tapi wajib pastikan dulu jika Broker tersebut sudah terdaftar resmi dan Legal.

Bagaimana cara menganalisa saham agar bisa untung?

Ada 2 cara analisa yang sering dipergunakan, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal saham, atau bahkan dua-duanya.

Analisa fundamental adalah pengamatan yang didasarkan dari analisa kondisi perusahaan tersebut. Bisa dari laporan keuangan, tingkat keuntungan, cash flow, likuiditas perusahaan, kemampuan membayar utang, dan rasio lainnya seperti.

  • Earning Per Share (EPS)
  • Price Earning Ratio (PER)
  • Price to Book Value (PBV)

Intinya sih dengan analisa fundamental, kita tahu gambaran bagaimana kinerja perusahaan tersebut menghasilkan keuntungan, jadi kita tidak seperti beli kucing dalam karung. Metode analisa fundamental umumnya dilakukan oleh trader ataupun investor yang punya visi jangka panjang. Dimana mereka jarang keluar masuk saham melakukan transaksi, dan hanya sesekali jual beli, mungkin diatas 3 bulan-an saat momen yang tepat datang.

Meraup Keuntungan dengan Analisa Teknikal

Analisa teknikal adalah metode analisis yang mengedepankan pemahaman pergerakan saham berdasarkan trend, pola, harga saham terdahulu untuk memprediksi pergerakan saham berikutnya. Analisa teknikal sama ibaratnya dengan mempelajari cuaca. Kita tahu misalkan di bulan desember akan banyak hujan, jadi kita bisa memprediksi untuk selalu membawa payung, jas hujan, dll.

 

Pemahaman dasar: Cara membaca candlestick ( Sumber dari buku THE SECRET PROFIT )

Dalam saham, kita coba mengaplikasikan hal yang sama. Dengan pergerakan pola candlestick saham tertentu, investor bisa memprediksi harga pergerakan saham. Jadi investor bisa menebak apakah kedepannya adalah saat yang tepat untuk beli rendah, atau jual tinggi. Atau dengan kata lain analisa teknikal bisa digunakan untuk mengetahui sinyal beli, sinyal jual.

Banyak indikator sinyal teknikal yang bisa digunakan investor saham, seperti Simple moving average (SMA), MACD, stochastic oscillator, RELATIVE STRENGTH INDEX (RSI), dll. Anda tidak perlu pusing karena semua indikator teknikal ini bisa dihasilkan otomatis oleh semua software analisa saham anda. Yang penting kita paham apa fungsi indicator tersebut, dan kapan harus menggunakannya.

Analisa saham mana yang paling bagus?

Tergantung gaya trading kita. Tingkat pengalaman bermain saham anda juga nantinya akan mempengaruhi anda lebih fokus analisa ke arah mana. Tidak ada yang benar dan salah, sekali lagi itu tergantung style dari investor tersebut.

Cara Trading Saham Untuk Pemula di Talang Ubi

Saya sering mendapatkan pertanyaan, bagaimana sih cara untuk Membeli saham? mau beli jual saham itu dimana? Apa itu IHSG? Apa itu bursa efek? Apa itu candlestick? dst.. kali ini saya akan bahas beberapa konsep mendasar, yang mungkin sangat cocok untuk pemula yang ingin belajar trading saham dan mungkin anda yang ingin main berbisnis beli jual saham online di kemudian hari. Atau mungkin malah jadi investor serius yang menjadikan investasi saham online ini sebagai full time bisnis anda.

Apa itu saham?

Secara formal, dikatakan sebagai surat berharga yang dijadikan tanda kepemilikan seseorang/badan terhadap suatu perusahaan. Akan tetapi karena kita berbicara dalam konteks trading, maka saham ini hanyalah “objek” yang kita transaksikan agar kita bisa mendapatkan keuntungan besar.

Para trader jangka pendek biasanya, tidak punya cara berpikir seperti sedang membeli perusahaan, mereka cenderung mengincar keuntungan dari selisih harga jual beli saham.

Berbeda dengan investor (yang biasanya punya visi jangka panjang), mereka biasanya lebih menganggap diri mereka seperti pemilik perusahaan tertentu saat mereka membeli saham perusahaan.

Istilah IHSG adalah kepanjangan dari Indeks Harga Saham Gabungan. Dimana ini adalah harga rata-rata seluruh saham yang ada di bursa efek Indonesia. Layaknya laporan penjualan di toko, nilai rata-rata penjualan toko adalah IHSG, dan semua jenis barang yang dijual di toko adalah semua jenis saham yang ada.

Bagaimana bisa untung dari saham?

Kita bisa mendapat keuntungan saham dari selisih harga jual akhir dan beli awal. Misal, saudara beli saham XYZ di harga 500, lalu 3 minggu kemudian saham XYZ berada di harga 600. Maka anda mendapat keuntungan 100/lembar saham XYZ yang anda miliki. Metode ini disebut juga BUY (Beli rendah-Jual Tinggi). Ini adalah metode mencari profit dalam saham yang paling populer di Indonesia.

Ada juga namanya SHORT (Jual Tinggi-Beli Rendah). Ini cara mencari keuntungan yang tidak sering dilakukan di Indonesia, karena punya pemerintah punya regulasi yang ketat dengan metode ini (Anda juga harus punya modal besar, banyak persyaratan lain yang harus anda penuhi). Pada esensinya, SHORT adalah kebalikan BUY.

SHORT itu berarti anda memprediksi harga saham akan JATUH dikemudian hari, maka anda melakukan tindakan Jual terlebih dahulu dengan mengutang kepada broker saham kita (pada saat harga tinggi) lalu membelinya pada jangka waktu tertentu di masa depan (saat harganya rendah). Di Indonesia cara ini secara resmi sebenarnya masih abu-abu.

Untuk mempermudah, saat ini metode mencari keuntungan yang paling umum dalam bertransaksi saham Indonesia adalah dengan yang BUY (Beli saham rendah-Jual saham Tinggi).

Apa itu Lot?

di Bursa Efek Indonesia 1 Lot = 100 lembar saham. Jadi kalau anda beli 1 lot saham XYZ tadi maka keuntungan anda adalah 100*100= Rp 10.000

Bagaimana saya bisa beli jual saham? Dimana lokasinya?

Anda sebagai investor individual tidak bisa langsung transaksi saham di lantai bursa begitu saja. Ada prosedurnya. Kita perlu yang namanya broker (perantara) untuk menghubungkan kita ke lantai bursa Indonesia Stock Exchange (IDX). Lalu setelah kita terhubung kita bebas bertransaksi jual beli saham yang ada di bursa saham Indonesia.

Broker saham adalah perusahaan yang terdaftar resmi dan diberi izin oleh pemerintah untuk menghubungkan investor indvidual ke lantai bursa. Umumnya broker ini akan men-charge kita biaya dalam tiap transaksi kita. Disitulah broker mendapatkan keuntungan mereka. Saat kita sudah resmi terdaftar di broker saham, maka kita pun bisa bergabung transaksi jual beli saham online di Indonesia Bursa Efek Indonesia.

Broker umumnya menyediakan servis kepada investor individual seperti memberikan software trading online, konsultasi saham gratis untuk menarik investor bergabung dengan mereka. Besarnya biaya  yang harus kita bayar itu sangat relatif, biasanya broker yang plat merah (milik pemerintah) cth: BNI sekuritas punya biaya  transaksi yang lebih tinggi. Karena mereka punya reputasi terpercaya menjaga dana, investor dan juga di awasi oleh pemerintah.

Sebenarnya banyak sih perusahaan broker saham, semua menawarkan keunggulan masing-masing, anda bebas memilih. Tapi harus pastikan dulu jika Broker tersebut sudah terdaftar resmi dan Legal.

Bagaimana cara menganalisa saham supaya bisa profit?

Ada 2 metode analisa yang sering dipergunakan, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal saham, atau bahkan dua-duanya.

Analisa fundamental adalah pengamatan yang didasarkan dari analisa kondisi perusahaan tersebut. Bisa dari laporan keuangan, tingkat keuntungan, cash flow, likuiditas perusahaan, kemampuan membayar utang, dan rasio lainnya seperti.

  • Earning Per Share (EPS)
  • Price Earning Ratio (PER)
  • Price to Book Value (PBV)

Intinya sih dengan analisa fundamental, kita tahu gambaran bagaimana kinerja perusahaan tersebut menghasilkan keuntungan, jadi kita tidak seperti beli kucing dalam karung. Metode analisa fundamental umumnya dilakukan oleh trader ataupun investor yang punya visi jangka panjang. Dimana mereka jarang keluar masuk saham melakukan transaksi, dan hanya sesekali jual beli, mungkin diatas 3 bulan-an saat momen yang tepat datang.

Meraup Keuntungan dengan Analisa Teknikal

Analisa teknikal adalah metode analisis yang mengedepankan pemahaman pergerakan saham berdasarkan trend, pola, harga saham terdahulu untuk memprediksi pergerakan saham berikutnya. Analisa teknikal sama ibaratnya dengan mempelajari cuaca. Kita tahu misalkan di bulan desember akan banyak hujan, jadi kita bisa memprediksi untuk selalu membawa payung, jas hujan, dll.

 

Pemahaman dasar: Cara membaca candlestick ( Sumber dari buku THE SECRET PROFIT )

Dalam saham, kita coba mengaplikasikan hal yang sama. Dengan pergerakan pola candlestick saham tertentu, investor bisa memprediksi harga pergerakan saham. Jadi investor bisa menebak apakah kedepannya adalah saat yang tepat untuk beli rendah, atau jual tinggi. Atau dengan kata lain analisa teknikal bisa digunakan untuk mengetahui sinyal beli, sinyal jual.

Banyak indikator sinyal teknikal yang bisa digunakan investor saham, seperti Simple moving average (SMA), MACD, stochastic oscillator, RELATIVE STRENGTH INDEX (RSI), dll. Anda tidak perlu pusing karena semua indikator teknikal ini bisa dihasilkan otomatis oleh semua software analisa saham anda. Yang penting kita paham apa fungsi indicator tersebut, dan kapan harus menggunakannya.

Analisa saham mana yang paling menguntungkan?

Tergantung gaya trading kamu. Tingkat pengalaman bermain saham anda juga nantinya akan mempengaruhi anda lebih fokus analisa ke arah mana. Tidak ada yang benar dan salah, sekali lagi itu tergantung gaya dari investor tersebut.

Cara Bermain Saham Untuk Pemula di Pematangsiantar

Kami sering mendapatkan pertanyaan, bagaimana sih cara untuk Nabung saham? mau Bertransaksi saham itu dimana? Apa itu IHSG? Apa itu bursa efek? Apa itu candlestick? dst.. kali ini saya akan bahas beberapa konsep mendasar, yang mungkin sangat cocok untuk pemula yang ingin belajar trading saham dan mungkin anda yang ingin main bisnis beli jual saham online di kemudian hari. Atau mungkin malah jadi trader serius yang menjadikan investasi saham online ini sebagai full time bisnis anda.

Apa itu saham?

Secara formal, dikatakan sebagai surat berharga yang dijadikan tanda kepemilikan seseorang/badan terhadap suatu perusahaan. Akan tetapi karena kita berbicara dalam konteks trading, maka saham ini hanyalah “objek” yang kita transaksikan agar kita bisa mendapatkan keuntungan besar.

Para trader jangka pendek biasanya, tidak punya cara berpikir seperti sedang membeli perusahaan, mereka cenderung mengincar profit dari selisih harga jual beli saham.

Berbeda dengan investor (yang biasanya punya visi jangka panjang), mereka biasanya lebih menganggap diri mereka seperti pemilik perusahaan tertentu saat mereka membeli saham perusahaan.

Istilah IHSG adalah kepanjangan dari Indeks Harga Saham Gabungan. Dimana ini adalah harga rata-rata seluruh saham yang ada di bursa efek Indonesia. Layaknya laporan penjualan di toko, nilai rata-rata penjualan toko adalah IHSG, dan semua jenis barang yang dijual di toko adalah semua jenis saham yang ada.

Bagaimana bisa untung dari saham?

Kita bisa mendapat keuntungan saham dari selisih harga jual akhir dan beli awal. Misal, kita beli saham XYZ di harga 500, lalu 3 minggu kemudian saham XYZ berada di harga 600. Maka anda mendapat keuntungan 100/lembar saham XYZ yang anda miliki. Metode ini disebut juga BUY (Beli rendah-Jual Tinggi). Ini adalah cara mencari profit dalam saham yang paling populer di Indonesia.

Ada juga namanya SHORT (Jual Tinggi-Beli Rendah). Ini cara mencari keuntungan yang tidak sering dilakukan di Indonesia, karena punya pemerintah punya regulasi yang ketat dengan metode ini (Anda juga harus punya modal besar, banyak persyaratan lain yang harus anda penuhi). Pada esensinya, SHORT adalah kebalikan BUY.

SHORT itu berarti saudara memprediksi harga saham akan JATUH dikemudian hari, maka anda melakukan tindakan Jual terlebih dahulu dengan mengutang kepada broker saham kita (pada saat harga tinggi) lalu membelinya pada jangka waktu tertentu di masa depan (saat harganya rendah). Di Indonesia cara ini secara resmi sebenarnya masih abu-abu.

Untuk mempermudah, saat ini metode mencari keuntungan yang paling umum dalam bertransaksi saham Indonesia adalah dengan yang BUY (Beli saham rendah-Jual saham Tinggi).

Apa itu Lot?

di Bursa Efek Indonesia 1 Lot = 100 lembar saham. Jadi kalau anda beli 1 lot saham XYZ tadi maka keuntungan anda adalah 100*100= Rp 10.000

Bagaimana saya bisa beli jual saham? Dimana lokasinya?

Anda sebagai investor individual tidak bisa langsung jual beli saham di lantai bursa begitu saja. Ada prosedurnya. Kita perlu yang namanya broker (perantara) untuk menghubungkan kita ke lantai bursa Indonesia Stock Exchange (IDX). Lalu setelah kita terhubung kita bebas bertransaksi jual beli saham yang ada di bursa saham Indonesia.

Broker saham adalah perusahaan yang terdaftar resmi dan diberi izin oleh pemerintah untuk menghubungkan investor indvidual ke lantai bursa. Biasanya broker ini akan men-charge kita biaya dalam tiap transaksi kita. Disitulah broker mendapatkan profit mereka. Saat kita sudah resmi terdaftar di broker saham, maka kita pun bisa bergabung transaksi jual beli saham online di Indonesia Bursa Efek Indonesia.

Broker menyediakan servis kepada investor individual seperti memberikan software trading online, konsultasi saham gratis untuk menarik investor bergabung dengan mereka. Besarnya biaya  yang harus kita bayar itu sangat relatif, biasanya broker yang plat merah (milik pemerintah) cth: BNI sekuritas punya biaya  transaksi yang lebih tinggi. Karena mereka punya reputasi terpercaya menjaga dana, investor dan juga di awasi oleh pemerintah.

Sebenarnya banyak sih perusahaan broker saham, semua menawarkan keunggulan masing-masing, anda bebas memilih. Tapi harus pastikan dulu jika Broker tersebut sudah terdaftar resmi dan Legal.

Bagaimana metode menganalisa saham supaya bisa profit?

Ada 2 metode analisa yang sering dipergunakan, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal saham, atau bahkan dua-duanya.

Analisa fundamental adalah pengamatan yang didasarkan dari analisa kondisi perusahaan tersebut. Bisa dari laporan keuangan, tingkat keuntungan, cash flow, likuiditas perusahaan, kemampuan membayar utang, dan rasio lainnya seperti.

  • Earning Per Share (EPS)
  • Price Earning Ratio (PER)
  • Price to Book Value (PBV)

Intinya sih dengan analisa fundamental, kita tahu gambaran bagaimana kinerja perusahaan tersebut menghasilkan keuntungan, jadi kita tidak seperti beli kucing dalam karung. Metode analisa fundamental umumnya dilakukan oleh trader ataupun investor yang punya visi jangka panjang. Dimana mereka jarang keluar masuk saham melakukan transaksi, dan hanya sesekali jual beli, mungkin diatas 3 bulan-an saat momen yang tepat datang.

Meraup Keuntungan dengan Analisa Teknikal

Analisa teknikal adalah metode analisis yang mengedepankan pemahaman pergerakan saham berdasarkan trend, pola, harga saham terdahulu untuk memprediksi pergerakan saham berikutnya. Analisa teknikal sama ibaratnya dengan mempelajari cuaca. Kita tahu misalkan di bulan desember akan banyak hujan, jadi kita bisa memprediksi untuk selalu membawa payung, jas hujan, dll.

 

Pemahaman dasar: Cara membaca candlestick ( Sumber dari buku THE SECRET PROFIT )

Dalam saham, kita coba mengaplikasikan hal yang sama. Dengan pergerakan pola candlestick saham tertentu, investor bisa memprediksi harga pergerakan saham. Jadi investor bisa menebak apakah kedepannya adalah saat yang tepat untuk beli rendah, atau jual tinggi. Atau dengan kata lain analisa teknikal bisa digunakan untuk mengetahui sinyal beli, sinyal jual.

Banyak indikator sinyal teknikal yang bisa digunakan investor saham, seperti Simple moving average (SMA), MACD, stochastic oscillator, RELATIVE STRENGTH INDEX (RSI), dll. Anda tidak perlu pusing karena semua indikator teknikal ini bisa dihasilkan otomatis oleh semua software analisa saham anda. Yang penting kita paham apa fungsi indicator tersebut, dan kapan harus menggunakannya.

Analisa saham mana yang paling bagus?

Tergantung gaya trading anda. Tingkat pengalaman bermain saham anda juga nantinya akan mempengaruhi anda lebih fokus analisa ke arah mana. Tidak ada yang benar dan salah, sekali lagi itu tergantung style dari investor tersebut.

Belajar Membeli Saham Untuk Pemula di Gido

Anda sering mendapatkan pertanyaan, bagaimana sih cara untuk Bertransaksi saham? mau Bertransaksi saham itu dimana? Apa itu IHSG? Apa itu bursa efek? Apa itu candlestick? dst.. kali ini saya akan bahas beberapa konsep mendasar, yang mungkin sangat cocok untuk pemula yang ingin belajar berbisnis saham dan mungkin anda yang ingin main bisnis beli jual saham online di kemudian hari. Atau mungkin malah jadi trader serius yang menjadikan investasi saham online ini sebagai full time bisnis anda.

Apa itu saham?

Secara formal, dikatakan sebagai surat berharga yang dijadikan tanda kepemilikan seseorang/badan terhadap suatu perusahaan. Akan tetapi karena kita berbicara dalam konteks trading, maka saham ini hanyalah “objek” yang kita perjualbelikan agar kita bisa mendapatkan keuntungan besar.

Para trader jangka pendek biasanya, tidak punya mindset seperti sedang membeli perusahaan, mereka cenderung menginginkan keuntungan dari selisih harga jual beli saham.

Berbeda dengan investor (yang biasanya punya visi jangka panjang), mereka biasanya lebih menganggap diri mereka seperti pemilik perusahaan tertentu saat mereka membeli saham perusahaan.

Istilah IHSG adalah kepanjangan dari Indeks Harga Saham Gabungan. Dimana ini adalah harga rata-rata seluruh saham yang ada di bursa efek Indonesia. Layaknya laporan penjualan di toko, nilai rata-rata penjualan toko adalah IHSG, dan semua jenis barang yang dijual di toko adalah semua jenis saham yang ada.

Bagaimana bisa untung dari saham?

Kita bisa mendapat keuntungan saham dari selisih harga jual akhir dan beli awal. Misal, saudara beli saham XYZ di harga 500, lalu 3 tahun kemudian saham XYZ berada di harga 600. Maka anda mendapat keuntungan 100/lembar saham XYZ yang anda miliki. Metode ini disebut juga BUY (Beli rendah-Jual Tinggi). Ini adalah metode mencari untung dalam saham yang paling populer di Indonesia.

Ada juga namanya SHORT (Jual Tinggi-Beli Rendah). Ini cara mencari keuntungan yang tidak sering dilakukan di Indonesia, karena punya pemerintah punya regulasi yang ketat dengan metode ini (Anda juga harus punya modal besar, banyak persyaratan lain yang harus anda penuhi). Pada esensinya, SHORT adalah kebalikan BUY.

SHORT itu berarti saudara memprediksi harga saham akan JATUH dikemudian hari, maka anda melakukan tindakan Jual terlebih dahulu dengan mengutang kepada broker saham kita (pada saat harga tinggi) lalu membelinya pada jangka waktu tertentu di masa depan (saat harganya rendah). Di Indonesia cara ini secara resmi sebenarnya masih abu-abu.

Untuk mempermudah, saat ini metode mencari keuntungan yang paling umum dalam bertransaksi saham Indonesia adalah dengan yang BUY (Beli saham rendah-Jual saham Tinggi).

Apa itu Lot?

di Bursa Efek Indonesia 1 Lot = 100 lembar saham. Jadi kalau anda beli 1 lot saham XYZ tadi maka keuntungan anda adalah 100*100= Rp 10.000

Bagaimana saya bisa beli jual saham? Dimana lokasinya?

Anda sebagai investor individual tidak bisa langsung jual beli saham di lantai bursa begitu saja. Ada prosedurnya. Kita perlu yang namanya broker (perantara) untuk menghubungkan kita ke lantai bursa Indonesia Stock Exchange (IDX). Lalu setelah kita terhubung kita bebas bertransaksi jual beli saham yang ada di bursa saham Indonesia.

Broker saham adalah perusahaan yang terdaftar resmi dan diberi izin oleh pemerintah untuk menghubungkan investor indvidual ke lantai bursa. Biasanya broker ini akan men-charge kita fee dalam tiap transaksi kita. Disitulah broker mendapatkan profit mereka. Saat kita sudah resmi terdaftar di broker saham, maka kita pun bisa bergabung transaksi jual beli saham online di Indonesia Bursa Efek Indonesia.

Broker juga biasanya menyediakan servis kepada investor individual seperti memberikan software trading online, konsultasi saham gratis untuk menarik investor bergabung dengan mereka. Besarnya biaya  yang harus kita bayar itu sangat relatif, biasanya broker yang plat merah (milik pemerintah) cth: BNI sekuritas punya fee  transaksi yang lebih tinggi. Karena mereka punya reputasi terpercaya menjaga dana, investor dan juga di awasi oleh pemerintah.

Sebenarnya banyak sih perusahaan broker saham, semua menawarkan keunggulan masing-masing, anda bebas memilih. Tapi wajib pastikan dulu jika Broker tersebut sudah terdaftar resmi dan Legal.

Bagaimana cara menganalisa saham supaya bisa profit?

Ada 2 metode analisa yang sering dipergunakan, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal saham, atau bahkan dua-duanya.

Analisa fundamental adalah pengamatan yang didasarkan dari analisa kondisi perusahaan tersebut. Bisa dari laporan keuangan, tingkat keuntungan, cash flow, likuiditas perusahaan, kemampuan membayar utang, dan rasio lainnya seperti.

  • Earning Per Share (EPS)
  • Price Earning Ratio (PER)
  • Price to Book Value (PBV)

Intinya sih dengan analisa fundamental, kita tahu gambaran bagaimana kinerja perusahaan tersebut menghasilkan keuntungan, jadi kita tidak seperti beli kucing dalam karung. Metode analisa fundamental umumnya dilakukan oleh trader ataupun investor yang punya visi jangka panjang. Dimana mereka jarang keluar masuk saham melakukan transaksi, dan hanya sesekali jual beli, mungkin diatas 3 bulan-an saat momen yang tepat datang.

Meraup Keuntungan dengan Analisa Teknikal

Analisa teknikal adalah metode analisis yang mengedepankan pemahaman pergerakan saham berdasarkan trend, pola, harga saham terdahulu untuk memprediksi pergerakan saham berikutnya. Analisa teknikal sama ibaratnya dengan mempelajari cuaca. Kita tahu misalkan di bulan desember akan banyak hujan, jadi kita bisa memprediksi untuk selalu membawa payung, jas hujan, dll.

 

Pemahaman dasar: Cara membaca candlestick ( Sumber dari buku THE SECRET PROFIT )

Dalam saham, kita coba mengaplikasikan hal yang sama. Dengan pergerakan pola candlestick saham tertentu, investor bisa memprediksi harga pergerakan saham. Jadi investor bisa menebak apakah kedepannya adalah saat yang tepat untuk beli rendah, atau jual tinggi. Atau dengan kata lain analisa teknikal bisa digunakan untuk mengetahui sinyal beli, sinyal jual.

Banyak indikator sinyal teknikal yang bisa digunakan investor saham, seperti Simple moving average (SMA), MACD, stochastic oscillator, RELATIVE STRENGTH INDEX (RSI), dll. Anda tidak perlu pusing karena semua indikator teknikal ini bisa dihasilkan otomatis oleh semua software analisa saham anda. Yang penting kita paham apa fungsi indicator tersebut, dan kapan harus menggunakannya.

Analisa saham mana yang paling menguntungkan?

Tergantung gaya trading kita. Tingkat pengalaman bermain saham anda juga nantinya akan mempengaruhi anda lebih fokus analisa ke arah mana. Tidak ada yang benar dan salah, sekali lagi itu tergantung style dari investor tersebut.

Belajar Membeli Saham Untuk Pemula di Jeneponto

Saya sering mendapatkan pertanyaan, bagaimana sih cara untuk Nabung saham? mau Bertransaksi saham itu dimana? Apa itu IHSG? Apa itu bursa efek? Apa itu candlestick? dst.. kali ini saya akan bahas beberapa konsep mendasar, yang mungkin sangat cocok untuk pemula yang ingin belajar membeli saham dan mungkin anda yang ingin main berbisnis beli jual saham online di kemudian hari. Atau mungkin malah jadi investor serius yang menjadikan investasi saham online ini sebagai full time bisnis anda.

Apa itu saham?

Secara formal, dikatakan sebagai surat berharga yang dijadikan tanda kepemilikan seseorang/badan terhadap suatu perusahaan. Akan tetapi karena kita berbicara dalam konteks trading, maka saham ini hanyalah “objek” yang kita transaksikan agar kita bisa mendapatkan profit besar.

Para trader jangka pendek biasanya, tidak punya mindset seperti sedang membeli perusahaan, mereka cenderung menginginkan keuntungan dari selisih harga jual beli saham.

Berbeda dengan investor (yang biasanya punya visi jangka panjang), mereka biasanya lebih menganggap diri mereka seperti pemilik perusahaan tertentu saat mereka membeli saham perusahaan.

Istilah IHSG adalah kepanjangan dari Indeks Harga Saham Gabungan. Dimana ini adalah harga rata-rata seluruh saham yang ada di bursa efek Indonesia. Layaknya laporan penjualan di toko, nilai rata-rata penjualan toko adalah IHSG, dan semua jenis barang yang dijual di toko adalah semua jenis saham yang ada.

Bagaimana bisa untung dari saham?

Kita bisa mendapat keuntungan saham dari selisih harga jual akhir dan beli awal. Misal, kita beli saham XYZ di harga 500, lalu 1 tahun kemudian saham XYZ berada di harga 600. Maka anda mendapat keuntungan 100/lembar saham XYZ yang anda miliki. Metode ini disebut juga BUY (Beli rendah-Jual Tinggi). Ini adalah metode mencari untung dalam saham yang paling populer di Indonesia.

Ada juga namanya SHORT (Jual Tinggi-Beli Rendah). Ini cara mencari keuntungan yang tidak sering dilakukan di Indonesia, karena punya pemerintah punya regulasi yang ketat dengan metode ini (Anda juga harus punya modal besar, banyak persyaratan lain yang harus anda penuhi). Pada esensinya, SHORT adalah kebalikan BUY.

SHORT itu berarti kita memprediksi harga saham akan JATUH dikemudian hari, maka anda melakukan tindakan Jual terlebih dahulu dengan mengutang kepada broker saham anda (pada saat harga tinggi) lalu membelinya pada jangka waktu tertentu di masa depan (saat harganya rendah). Di Indonesia cara ini secara resmi sebenarnya masih abu-abu.

Untuk mempermudah, saat ini metode mencari keuntungan yang paling umum dalam bermain saham Indonesia adalah dengan yang BUY (Beli saham rendah-Jual saham Tinggi).

Apa itu Lot?

di Bursa Efek Indonesia 1 Lot = 100 lembar saham. Jadi kalau anda beli 1 lot saham XYZ tadi maka keuntungan anda adalah 100*100= Rp 10.000

Bagaimana saya bisa beli jual saham? Dimana lokasinya?

Kita sebagai investor individual tidak bisa langsung transaksi saham di lantai bursa begitu saja. Ada prosedurnya. Kita butuh yang namanya broker (perantara) untuk menghubungkan kita ke lantai bursa Indonesia Stock Exchange (IDX). Lalu setelah kita terhubung kita bebas bertransaksi jual beli saham yang ada di bursa saham Indonesia.

Broker saham adalah perusahaan yang terdaftar resmi dan diberi izin oleh pemerintah untuk menghubungkan investor indvidual ke lantai bursa. Biasanya broker ini akan men-charge kita biaya dalam tiap transaksi kita. Disitulah broker mendapatkan keuntungan mereka. Saat kita sudah resmi terdaftar di broker saham, maka kita pun bisa bergabung transaksi jual beli saham online di Indonesia Bursa Efek Indonesia.

Broker umumnya menyediakan servis kepada investor individual seperti memberikan software trading online, konsultasi saham gratis untuk menarik investor bergabung dengan mereka. Besarnya biaya  yang harus kita bayar itu sangat relatif, biasanya broker yang plat merah (milik pemerintah) cth: BNI sekuritas punya biaya  transaksi yang lebih tinggi. Karena mereka punya reputasi terpercaya menjaga dana, investor dan juga di awasi oleh pemerintah.

Sebenarnya banyak sih perusahaan broker saham, semua menawarkan keunggulan masing-masing, anda bebas memilih. Tapi wajib pastikan dulu jika Broker tersebut sudah terdaftar resmi dan Legal.

Bagaimana metode menganalisa saham supaya bisa profit?

Ada 2 cara analisa yang sering dipergunakan, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal saham, atau bahkan dua-duanya.

Analisa fundamental adalah pengamatan yang didasarkan dari analisa kondisi perusahaan tersebut. Bisa dari laporan keuangan, tingkat keuntungan, cash flow, likuiditas perusahaan, kemampuan membayar utang, dan rasio lainnya seperti.

  • Earning Per Share (EPS)
  • Price Earning Ratio (PER)
  • Price to Book Value (PBV)

Intinya sih dengan analisa fundamental, kita tahu gambaran bagaimana kinerja perusahaan tersebut menghasilkan keuntungan, jadi kita tidak seperti beli kucing dalam karung. Metode analisa fundamental umumnya dilakukan oleh trader ataupun investor yang punya visi jangka panjang. Dimana mereka jarang keluar masuk saham melakukan transaksi, dan hanya sesekali jual beli, mungkin diatas 3 bulan-an saat momen yang tepat datang.

Meraup Keuntungan dengan Analisa Teknikal

Analisa teknikal adalah metode analisis yang mengedepankan pemahaman pergerakan saham berdasarkan trend, pola, harga saham terdahulu untuk memprediksi pergerakan saham berikutnya. Analisa teknikal sama ibaratnya dengan mempelajari cuaca. Kita tahu misalkan di bulan desember akan banyak hujan, jadi kita bisa memprediksi untuk selalu membawa payung, jas hujan, dll.

 

Pemahaman dasar: Cara membaca candlestick ( Sumber dari buku THE SECRET PROFIT )

Dalam saham, kita coba mengaplikasikan hal yang sama. Dengan pergerakan pola candlestick saham tertentu, investor bisa memprediksi harga pergerakan saham. Jadi investor bisa menebak apakah kedepannya adalah saat yang tepat untuk beli rendah, atau jual tinggi. Atau dengan kata lain analisa teknikal bisa digunakan untuk mengetahui sinyal beli, sinyal jual.

Banyak indikator sinyal teknikal yang bisa digunakan investor saham, seperti Simple moving average (SMA), MACD, stochastic oscillator, RELATIVE STRENGTH INDEX (RSI), dll. Anda tidak perlu pusing karena semua indikator teknikal ini bisa dihasilkan otomatis oleh semua software analisa saham anda. Yang penting kita paham apa fungsi indicator tersebut, dan kapan harus menggunakannya.

Analisa saham mana yang paling menguntungkan?

Tergantung gaya trading anda. Tingkat pengalaman bermain saham anda juga nantinya akan mempengaruhi anda lebih fokus analisa ke arah mana. Tidak ada yang benar dan salah, sekali lagi itu tergantung gaya dari investor tersebut.