Yuk, Belajar Saham via Investasi Reksadana dengan Modal Rp100 ribu

Yuk, Belajar Saham via Investasi Reksadana dengan Modal Rp100 ribu

SahamPemula.com – Ketika seseorang ingin masuk ke dalam dunia bisnis, penting bagi orang tersebut untuk memahami seluk-beluk bisnis yang akan digeluti. Terlebih bila bisnis nantinya berkaitan dengan investasi. Harus ekstra hati-hati dalam memprediksi pasar jika ingin memanen keuntungan yang signifikan.Saran yang sama juga ditujukan pada siapa saja yang ingin berinvestasi di reksadana saham. Seperti investasi saham lainnya, reksadana saham termasuk jenis investasi dengan risiko paling tinggi. Berbeda dengan produk investasi deposito yang merupakan instrumen investasi dengan risiko yang terbilang kecil, investasi reksadana saham merupakan yang paling tinggi risikonya dibandingkan investasi reksadana lainnya. Karena itu, investasi ini lebih dianjurkan untuk orang-orang yang berencana menanamkan modalnya dalam jangka panjang, minimal 5 tahun.Tingkat risiko ini juga membuat seseorang tidak disarankan berinvestasi secara asal-asalan. Sangat penting mengetahui cara belajar investasi reksadana saham. Bagi yang belum mengenal reksadana saham, menurut Otoritas Jasa Keuangan, investasi ini merupakan penanaman modal melalui reksadana menjadi saham-saham yang terdapat di Bursa Efek.Tingkat risiko sebanding dengan returnnya. Imbal hasil dari reksadana saham paling tinggi dibandingkan jenis investasi reksadana lainnya. Ini yang membuat reksadana saham tampak demikian menggiurkan.Tingkat risiko itu juga yang membuat banyak orang berpikir bahwa “bermain saham itu wilayahnya para investor profesional”. Anggapan seperti itu tidak sepenuhnya benar. Para profesional dulunya juga merupakan investor awam. Melalui pengalaman, akhirnya mereka jadi profesional yang mampu meraih keuntungan besar melalui investasinya.Reksadana saham sepertinya menangkap kecenderungan tersebut. Di satu sisi, banyak orang yang ingin mencoba masuk ke bisnis saham. Di sisi lain mereka khawatir dengan risiko kerugian. Reksadana menawarkan investasi tanpa risiko bagi yang ingin tahu cara belajar investasi reksadana saham. Bagaimana bisa? Agar lebih jelas, berikut ulasannya.

Belajar Saham Dengan Modal Awal Rp100 ribu

Modal Saham Rp100 Ribu

Mereka yang masih pemula di dunia investasi saham tidak perlu khawatir dengan risiko kehilangan dana karena salah prediksi. Reksadana saham menawarkan kemudahan bagi para calon investor yang ingin tahu cara belajar investasi reksadana saham. Tidak perlu modal besar untuk memulainya. Hanya dengan modal Rp100 ribu, kita sudah bisa memulai investasi saham di reksadana.

Kalau mau serius, modal Rp100 ribu memang tidak akan cukup. Perlu waktu lama mendapatkan keuntungan yang berarti. Perhitungan keuntungan dengan modal tersebut tidak akan terlalu besar. Paling tidak, dengan uang itu kita bisa mempelajari mekanisme berbisnis melalui reksadana saham. Begitu gambaran pastinya sudah didapatkan, kita berani merogoh kocek lebih banyak untuk investasi.

Menggunakan Manajer atau Mengelola Sendiri

Anda bisa Menggunakan Jasa Manajer Investasi

Alasan mengapa tidak perlu pintar di dunia investasi saham, karena kita bisa memilih manajer investasi. Manajer investasi akan membantu sepenuhnya pengelolaan saham para investor. Investor yang sangat awam sekali pun tetap bisa berinvestasi aman dengan bantuan para manajer investasi ini. Manajer investasi dipekerjakan oleh investor. Bila kinerjanya tidak memuaskan, investor dapat menggantinya dengan manajer investasi lain.

Kalau menggunakan manajer investasi dirasa membuat kita kesulitan mempelajari investasi reksadana saham dengan cepat, atau sudah merasa cukup yakin terjun sendiri, tidak masalah bila tidak menggunakan manajer. Kita tidak perlu membeli saham melalui manajer investasi, namun langsung melalui bank.

Pelajari Cara Kerja Reksadana Saham

Pertama, dengan modal Rp100 ribu kita sudah bisa menanam saham. Kedua, ada manajer investasi yang akan mengelola saham. Dua kelebihan ini jadi alasan kuat bagi siapa saja untuk mulai berinvestasi di reksadana saham. Dengan investasi ratusan ribu rupiah, kita bisa belajar seluk beluk bisnis saham.

Walau begitu, ada baiknya jika para investor juga tahu cara kerja investasi reksadana saham. Jadinya, kita bisa mempelajari strategi investasi saham reksadana secara lebih efektif. Butuh waktu cukup lama untuk menguasai jenis investasi ini. Bahkan bisa dikatakan, investasi saham membutuhkan pembelajaran terus menerus.

Sebabnya, harga saham bergerak naik turun dengan cepat. Diperlukan pembacaan situasi dan prediksi yang cermat di sini. Prinsip jual beli saham itu sangat sederhana. Harga saham turun, beli. Harga saham naik, jual. Namun, karena naik turunnya cepat, investasi saham menjadi riskan. Salah-salah prediksi, uang malah melayang.

Faktor “intuisi” menjadi sangat penting. Nah, intuisi untuk membaca pergerakan saham tersebut membutuhkan pembelajaran dan pengalaman cukup lama. Secara perlahan, para investor pemula semakin awas dengan naik turunnya harga saham dan paham kapan harus membeli maupun menjual sahamnya.

Cepatnya fluktuasi harga saham membuat investasi semacam reksadana saham dianjurkan untuk mereka yang berniat melakukan investasi dalam jangka panjang. Paling tidak, investasinya sekitar 5-10 tahun.

Untuk awal, memahami mekanisme dasar investasi reksadana saham akan membantu para investor pemula. Kalau sudah mendapat gambaran mengenai perusahaan-perusahaan yang memiliki kinerja baik, mereka bisa lebih yakin akan menanamkan uangnya di perusahaan apa. Ini juga akan menjadi awal bagus untuk bermain saham sendiri tanpa bantuan manajer investasi.

Paling tidak, 3 hal di bawah ini perlu dipahami dulu saat hendak berinvestasi reksadana saham:

  1. Perbandingan – Bila tertarik dengan beberapa prospektus, bandingkan dengan cermat terlebih dahulu. Prospektus merupakan dokumen yang memuat informasi mengenai rencana pengembangan sebuah perusahaan. Juga termasuk ke dalam prospektus ini, penawaran perusahaan tentang penjualan saham.
  2. Performa – Perhatikan performa reksadana di periode lalu. Cermati apakah kinerjanya selalu konsisten berada di atas performa indeks pasar. Yang dimaksud indeks pasar, yaitu daftar berisi harga saham. Daftar ini memuat indikator pergerakan harian harga saham setiap perusahaan di Bursa Efek.
  3. Pergerakan – Perkirakan pergerakan ekonomi di masa mendatang. Ini bagian paling sulit. Kita perlu mempertimbangkan banyak faktor untuk memprediksi pergerakan ekonomi. Yang itu berarti, diperlukan kejelian dalam menganalisa informasi.

Simulasi Investasi Reksadana saham

Kalkulasi Potensi Keuntungan atau Kerugian

Sebelumnya sudah disampaikan, prinsip investasi reksadana saham sangat sederhana: saham turun, beli; saham naik, jual. Agar lebih jelas, berikut diberikan sebuah ilustrasi.

Setelah melakukan berbagai pertimbangan, kita akhirnya membeli saham di PT. Selalu Untung sebanyak 3000 lembar. Harga per lembarnya sebesar Rp1.500. Dengan harga saham tersebut kita menanamkan modal sebesar Rp4,5 juta.

Setelah menunggu beberapa bulan, harga saham perusahaan PT. Selalu Untung rupanya naik menjadi Rp2.000 per lembar. Dengan selisih Rp500 per lembar, kita berpikir ini merupakan kesempatan untuk menjual saham. Bila 3.000 lembar saham milik kita dijual, perhitungan keuntungannya sebagai berikut:

Harga jual saham – Dana investasi = (3.000 x Rp2.000) – Rp4.500.000

= Rp6.000.000 – Rp4.500.000 = Rp1.500.000

Perhitungan keuntungan di atas masih belum bersih. Ada beberapa jenis biaya yang perlu dibayarkan oleh investor bila berinvestasi di reksadana, yaitu:

  • Subscriptionfee, yaitu biaya pembelian atas unit penyertaan
  • Redemptionfee, yaitu biaya penjualan kembali atas unit penyertaan
  • Switchingfee, yaitu biaya pengalihan atas unit penyertaan

Ilustrasi di atas tentunya hanya contoh. Harga yang diprediksikan naik malah turun. Perubahan harga ini bisa berlangsung sangat cepat. Bukan hanya performa perusahaan yang mempengaruhi naik turunnya saham. Masalah-masalah eksternal seperti masalah politik dalam maupun luar negeri sangat mungkin membuat harga saham anjlok tiba-tiba. Bisa juga harga saham tidak beranjak sama sekali selama beberapa waktu. Hal-hal seperti ini bisa membuat kita gregetan dan tidak sabar ingin menjual saham.

Karena itu, banyak yang menganjurkan agar penanaman modal dimaksudkan untuk jangka waktu yang lama. Dengan begitu, tren naik turunnya harga bisa diawasi. Akhirnya, investor tidak akan menderita kerugian besar karenanya.

Tetapkan Target

Naik turunnya harga saham yang sangat cepat inilah yang membuat kita perlu konsisten. Tetapkan target investasi sejak awal. Jika harga saham sudah naik sesuai dengan target kita, segera jual. Tidak masalah jika masih ingin menunggu, asalkan memang kita sudah benar-benar telah memperhitungkan dengan cermat.

Terutama bagi pemula yang ingin tahu lebih banyak mengenai cara belajar investasi reksadana saham. Tidak harus menunggu sampai bertahun-tahun baru menjual saham. Tidak masalah mendapatkan selisih keuntungan kecil di awal. Seiring waktu kita akan lebih jeli, kapan saham perlu dibeli dan kapan harus menjualnya kembali.

Src : cermati.com

Bingung tentang Right Issue Saham BUMI? Gini nih Penjelasannya..

Bingung tentang Right Issue Saham BUMI? Gini nih Penjelasannya..

RIGHT ISSUE BUMI

PENJELASAN TERKAIT Right Issue PT BUMI RESOURCES TBK (BUMI-R) Periode Perdagangan 14-20 Juli 2017

Cum date [RG+NG market] : 7-Jul-17
Ex Date [RG+NG market] : 10-Jul-17
Cum Date [TN market] : 12-Jul-17
Ex Date [TN market] : 13-Jul-17
Recording date : 12-Jul-17
Distribution Date : 13-Jul-17
Masa Perdagangan : 14-20 Jul 17
Periode Penyerahan Efek : 18-24 Jul 17

Pada 14-Jul-2017, akan tersedia 2 macam Right Issue BUMI [HMETD] pada portfolio nasabah yang memiliki saham BUMI pada cum date tersebut di atas, yaitu: BUMI-R dan BUMI-R2. Berikut keterangan ratio dari masing-masing HMETD BUMI:
Ratio BUMI-R: 1.034 : 1.000 [1.034 lembar saham induk (BUMI) akan mendapat BUMI-R sebanyak 1.000 lembar] dengan harga exercise/pelaksanaan Rp 926,16/lembar saham
Ratio BUMI-R2: 1,000 : 284,494 [1.000 lembar saham induk (BUMI) berhak mendapatkan BUMI-R2 284.494], dimana setiap 1 BUMI-R2 berhak mendapatkan 1 unit OWK (Obligasi Wajib Konversi) dengan harga exercise/pelaksanaan Rp 1,-/unit OWK.

Penjelasan serta Ketentuan OWK terkait:

  • Kode OWK saat ini belum ditentukan KSEI
  • OWK diterbitkan tanpa warkat [scripless]
  • OWK berjangka waktu 7 tahun terhitung sejak tanggal emisi
  • OWK menawarkan tingkat bunga 6% per tahun, pembayaran bunga atas OWK dilakukan berdasarkan kas yang masih tersedia setelah BUMI selesai melakukan urutan pembayaran dengan prinsip Cash Waterfall sebagaimana dirinci pada Bab III L dalam prospektus PT Bumi Resources Tbk (dapat download pada website PT Bumi Resources Tbk: http://www.bumiresources.com/) atau dikapitalisasi dan dibayarkan tunai pada Tanggal Jatuh Tempo OWK.
  • OWK wajib dikonversikan (akan dikonversikan) menjadi saham induk (BUMI) dengan ketentuan:
    1. Pada tahun pertama dan kedua, Harga konversi sebesar 30% premium atas Rp 926,16
    2. Pada tahun ketiga, Harga konversi merupakan jumlah mana yang lebih rendah dari:Rp 926,1640% premium atas harga rata-rata saham BUMI selama periode 6 bulan yang berakhir pada hari kerja sebelum hari pertama tahun ke-3
    3. Pada tahun keempat, Harga konversi merupakan jumlah mana yang lebih rendah dari:Rp 926,1640% premium atas harga rata-rata saham BUMI selama periode 6 bulan yang berakhir pada hari kerja sebelum hari pertama tahun ke-4
    4. Pada tahun kelima, Harga konversi merupakan jumlah mana yang lebih rendah dari:Rp 926,1625% premium atas harga rata-rata saham BUMI selama periode 6 bulan yang berakhir pada hari kerja sebelum hari pertama tahun ke-5
    5. Pada tahun keenam, Harga konversi merupakan jumlah mana yang lebih rendah dari:Rp 926,1625% premium atas harga rata-rata saham BUMI selama periode 6 bulan yang berakhir pada hari kerja sebelum hari pertama tahun ke-6
    6. Pada tahun ketujuh, Harga konversi merupakan jumlah mana yang lebih rendah dari:Rp 926,1625% premium atas harga rata-rata saham BUMI selama periode 6 bulan yang berakhir pada hari kerja sebelum hari pertama tahun ke-7Pada tanggal Jatuh Tempo OWK, seluruh OWK yang masih tertunggak wajib dikonversikan dengan Harga Konversi yang merupakan harga rata-rata saham BUMI untuk periode 6 bulan yang berakhir pada hari kerja terakhir sebelum Tanggal Jatuh Tempo OWK.

Keterangan terkait informasi di atas:

  • BUMI-R dilakukan seperti Right pada normalnya/umumnya dengan menggunakan ketentuan No.1
  • BUMI-R2 dilakukan seperti Right yang disebutkan pada Ketentuan No. 2.
  • Nasabah dapat melakukan tebus sesuai ketentuan 1 dan 2 [memilih keduanya] atau dengan memilih salah satu.
  • Nasabah menyediakan dana sesuai dengan cara penebusan yang dipilih, disesuaikan dengan Harga Exercise nya.
  • Apabila nasabah memilih dengan OWK, maka perlu diingat bahwa satuan OWK dalam bentuk Unit dan hal ini tidak sama dengan Lembar saham.
  • OWK akan berganti menjadi saham BUMI biasa pada waktu yang dipilih investor, sesuai dengan pilihan yang dipilih oleh masing-masing nasabah [pilihan ketentuan OWK tersebut di atas] => dalam konversi ini tidak ada penambahan dana dalam konversi OWK menjadi saham biasa.
  • Apabila nasabah tidak mengirimkan pilihan waktu konversi saham [sesuai pilihan ketentuan OWK yang tersedia], maka otomatis PT Bumi Resources akan menggunakan ketentuan No.7 yang disebutkan dalam ketentuan OWK di atas.

Contoh:

  • Nasabah ABC memiliki saham induk BUMI sebayak 100 lot (10.000 lembar) pada cum date. Maka dalam portfolio tanggal 14-Juli-2017, akan muncul:
    1. BUMI-R sebanyak 9.672 lembar => Ratio 1.034 : 1.000 [Perhitungan Ratio = (10.000:1.034) x 1.000 lembar]. Apabila nasabah ingin melakukan penebusan BUMI-R harga exercise adalah Rp 926,16 / lembar maka: Nasabah perlu menyiapkan dana sebesar Rp 8.957.820,- [9.672 x Rp 926.16]; Pada max T+3 setelah proses subscriped, nasabah akan bertambah saham BUMI nya sebanyak 9.672 lembar.
    2. BUMI-R2 sebanyak 2.844.940 lembar => Ratio 1.000 : 284.494 [Perhitungan Ratio = (10.000 : 1.000) x 284.494]. Apabila nasabah melakukan penebusan BUMI-R2 harga exercise adalah Rp 1,- per unit OWK, maka: Nasabah perlu menyiapkan dana tunai sebesar Rp 2.844.940;Pada max T+3 setelah proses subscriped, nasabah akan mendapatkan 2.844.940 unit OWK [belum saham baru BUMI]; Nasabah yang melakukan penebusan BUMI-R2 akan memperoleh saham BUMI baru nya pada waktu yang telah ditentukan sesuai dengan ketentuan OWK di atas.
  • Nasabah DEF memiliki saham induk BUMI sebayak 5 lot (500 lembar) pada cum date. Maka dalam portfolio tanggal 14-Juli-2017, akan muncul:
    1. BUMI-R sebanyak 484 lembar => Ratio 1.034 : 1.000 [Perhitungan Ratio = (500:1.034) x 1.000 lembar].
      Apabila nasabah ingin melakukan penebusan BUMI-R dengan harga exercise adalah Rp 926,16 / lembar, maka: nasabah perlu menyiapkan dana sebesar Rp 448.262,- [484 lembar x Rp 926.16];pada max T+3 setelah proses subscriped nasabah akan bertambah saham BUMI nya 484 lembar.
    2. BUMI-R2 sebanyak 142.247 lembar => Ratio 1.000 : 284.494 [Perhitungan Ratio = (500 : 1.000) x 284.494].
      Apabila nasabah melakukan penebusan BUMI-R2 harga exercise adalah Rp 1,- per unit OWK, maka:Nasabah perlu menyiapkan dana tunai sebesar Rp 142.247, Pada max T+3 setelah proses subscriped, nasabah akan mendapatkan 142.247 unit OWK [hal ini belum menjadi saham baru BUMI].
      Nasabah yang melakukan penebusan BUMI-R2 akan memperoleh saham BUMI baru nya pada waktu yang telah ditentukan sesuai dengan salah satu dari ketentuan OWK di atas.⁠⁠⁠⁠

 

Artikel ini dicopy dari Group Saham.

Semua yang anda butuhkan untuk belajar saham, LENGKAP terbagi dalam 3 bagian utama

Setelah anda memutuskan untuk berinvestasi di dunia saham, jangan sampai salah langkah dan buang waktu mencari-cari sendiri caranya, hemat waktumu dengan investasi belajar saham seperti orang-orang lainnya yang sudah duluan mulai… Ini kelas yang ANDA TIDAK MAU KETINGGALAN ! kenapa ?….

MODUL BASIC

  • Apa itu Saham ?
  • Bagaimana Memulai Bisnis Saham dari Awal sekali ?
  • Bagaimana mendapatkan rekening saham  & mulai menabung Saham ?
  • Pandangan Analisa Fundamental
  • Basic Analisa Teknikal
  • Dow Theory
  • Suport & Resisten
  • Volume & Bagaimana Transaksi Menggunakannya
  • Tading Style
  • Breakout & Breakdown
  • Stock Picking

MODUL MEDIUM

  • Metode Proven Pencetak Uang
  • Kesalahan – Kesalahan Trader
  • Pullback & Reversal
  • Memanfaatkan Koreksi untuk Menghasilkan Uang
  • Teknikal Indikator
  • How to Trade MACD, Moving Average, EMA
  • How to Trade Stochastic, RSI
  • How to Trade Boelinger Bands
  • How to Trade Gaps – Breakaway & Runaway
  • Indicator Combination
  • Swing Trading
  • Stoploss & Trailing Stop
  • Trading Tools : Amibroker & Metastock

MODUL ADVANCE

  • Chart Pattern – Apa yang tersembunyi di balik Pola Chart Pattern
  • Fibonacci
  • Fibonacci Cluster
  • Fibonacci Retracement
  • Money Management
  • Menerapkan Strategy Pullback
  • Trading as a Business
  • Trading as Trader
  • Trading as Investor
  • Kombinasi Trader & Investor
Dapatkan Voucher Reksadana total Ratusan Juta Rupiah dari KK Palem

Dapatkan Voucher Reksadana total Ratusan Juta Rupiah dari KK Palem

Yupp… Siapa yang mau dapetin Voucher Reksadana total Ratusan Juta rupiah setiap bulan sepanjang 2017?

Caranya gampang bangetttt, kamu cuma perlu buka rekening di KK Palem nih… caranya bisa dilihat disini. Nahh setelah km jadi nasabah KK Palem dan transfer deposit awal maka langsung deh kita kirimkan Seabrek voucher ini buat kamu. Assiikkk kan?

Ini apalagi vouchernya yang bulan january 2017 bernilai Rp. 1.000.000,- loh… sayang banget klo ga dimanfaatin, yukk cepetan buka rekening di KK Palem dari sekarang…

Setiap Voucher mempunyai syarat & ketentuan yang berbeda-beda… Nih kita kasih bocoran syarat claim voucher 1jt bulan January 2017 ini :

syarat-ketentuan-voucher-phillip-jan-2017

iihh… gampang banget kan? cukup beli reksadana setiap bulan pake fitur smartplan, langsung deh dapet 1jt nya…

apa-itu-smartplan-poems

Ayookkk cepetan buka rekening di KK Palem sekarang yaa, Caranya gampang… silakan hubungi 0811-9195-998 atau langsung klik disini

Ada buanyaakkkk banget pilihan Jenis Reksadana yang bisa kamu beli online, lebih praktis drpada beli ke Bank… Udah gitu reksadana kamu bisa dijadiin limit buat belanja saham lohhh… Wahhh kamu untung banyak pokoknya 🙂

Nih List Reksadana yang bisa kamu beli via POEMS :

Reksadana Equity Part 1

reksadana-equity-1Reksadana Equity Part 2
reksadana-equity-2

Reksadana Balance Part 1

reksadana-balance-1

Reksadana Balance Part 2

reksadana-balance-2

Reksadana Fixed Income

reksadana-fixed-income

Reksadana Money Market

reksadana-money-market

Reksadana Index

reksadana-index

 

*Jumlah Voucher sangat terbatas, diberikan kepada nasabah yang melakukan deposit awal dengan segera.

* Hanya berlaku bagi nasabah baru

*Selama Persediaan masih ada.

Buka Rekening Saham Anda Bersama kami dan nikmati beragam kelebihannya…banner_KK_Palem

Belajar Bermain Saham : Seminar Trading & Investing Mastery Course 114

Belajar Bermain Saham : Seminar Trading & Investing Mastery Course 114

WARNING, JIKA ANDA INVESTOR / TRADER

INILAH INFO YANG ANDA CARI SELAMA INI !

ISI PORTFOLIO ANDA DENGAN SAHAM yang LEBIH PROFITS VIA METODE TRADING & INVESTING YANG SIMPLE, TIDAK RIBET, & PORTOFOLIO yang JAUH LEBIH BERKEMBANG.

Saatnya Portfolio Anda yang MELESAT PESAT !

NO MORE MAIN SAHAM & CUT LOSS
I’m an employee, SVTA’s TIMC teached to change into business owner & investor in stock. No more main saham & cut loss. Trading is fun.. happy trading.
Rinny

Saham Selama ini Untung-untungan !
TIMC sangat membantu saya dalam memahami pasar modal yang selama ini terkesan untung-untungan. Dan tidak bisa diprediksi dimata saya sebagai orang awam, sukses terus SVTA!
Daniel L Prabowo

BARU SEKARANG !!
Saya sudah mempelajari, membaca & mencari tahu tentang dunia saham dan trading, TAPI baru sekarang mengetahui saham dan trading would be this simple really great. Thanks pak Santo Vibby .. thanks SVTA.
Edwin Wihardjo

Sebelum Anda membaca sampai selesai, Anda boleh menonton video ini terlebih dahulu,  Anda mungkin akan kaget..

Kaget bukan ?
Yuk STOP WASTING TIME, sudah saatnya Anda TAKE ACTION !

ANDA AKAN MENGUASAI…

seminar-saham-05BE AT THE
RIGHT PLACE!

Berada pada tempat yang TEPAT, akan menjadi penentu kesuksesan Anda pada saat belajar saham dengan pondasi yang paling tepat. Karena dengan berada di tempat yang TEPAT, Anda menuju ARAH yang PASTI.

seminar-saham-06BE AT THE
RIGHT PRICE!

Dalam belajar saham, tentunya Anda harus mengetahui bagaimana cara membeli pada harga yang benar, Anda akan tahu analisa saham pada harga TEPAT, dengan demikian Anda mempunyai keuntungan kompetitif.

BE AT THE
RIGHT STOCK!

Dari sekian ratus saham yang ada di BEI, Ada cara untuk berada pada saham yang TEPAT, Suatu hal yang vital akan Anda mengerti caranya berada pada saham yang BENAR.

[wpsm_comparison_table id=”191″ class=””]

seminar-saham-08

Yaa…Discount Earlybird Masih TERSEDIA!

Promo Discount Earlybird  sd Tanggal 10 Januari 2017

Anda sedang beruntung, promo Diskon Earlybird masih terbuka saat ini, dengan harga yang jauh LEBIH MURAH ! Ayo Rebut SEGERA !

[popup_trigger id=”5407″ tag=”span”]

[/popup_trigger]

Share With Your Friend..!

YANG AKAN ANDA PELAJARI DALAM 2 HARI PENUH FUN INI

seminar-saham-11

BONGKAR ULANG PONDASI DASAR

Konsep materi TIMC disusun berdasarkan pengalaman praktisi selama 16 tahunan, berdasarkan konsep dan prinsip-prinsip bisnis yang bekerja berdasarkan sistem yang teruji. Anda akan mengerti bahwa TRADING IS BUSINESS !

seminar-saham-09

BONGKAR ULANG PONDASI DASAR

TIMC akan membongkar & memasang ulang PONDASI DASAR Finansial yang BENAR, yang KUAT & KOKOH bahwa selama ini pandangan Trading & Investing belajar saham sebenarnya adalah BISNIS, bukanlah mainan

seminar-saham-10

BONGKAR ULANG PONDASI DASAR

TIMC akan membongkar dan memasang ulang PONDASI DASAR Finansial yang BENAR, yang KUAT & KOKOH bahwa selama ini pandangan Trading & Investing belajar saham sebenarnya adalah BISNIS, bukanlah mainan.

seminar-saham-12

BONGKAR ULANG PONDASI DASAR

Bukan hanya TRADING, tapi juga INVESTING. Anda akan benar-benar belajar sesuatu yang totally berbeda daripada yang pernah ada di luar sana. Anda akan membangun 3 kolam uang & 1 bendungan kekayaan yang akan konsisten hingga hari tua Anda.

seminar-saham-13

Pada akhirnya Anda PASTI akan mempelajari ilmu INVESTASI untuk KEAMANAN FINANSIAL Anda dan KELUARGA, maka mulailah secara dini dan MULAIlah belajar KONSEP yg BENAR 🙂

[popup_trigger id=”5407″ tag=”span”]

[/popup_trigger]

Apa itu Saham? Apa Keuntungan & Kerugiannya?

Apa itu Saham? Apa Keuntungan & Kerugiannya?

Apa itu Saham? Apa Keuntungan & Kerugiannya?

Saham (stock) merupakan salah satu instrumen pasar keuangan yang paling popular. Menerbitkan saham merupakan salah satu pilihan perusahaan ketika memutuskan untuk pendanaan perusahaan. Pada sisi yang lain, saham merupakan instrument investasi yang banyak dipilih para investor karena saham mampu memberikan tingkat keuntungan yang menarik.

Saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Dengan menyertakan modal tersebut, maka pihak tersebut memiliki klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas asset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Pada dasarnya, ada dua keuntungan yang diperoleh investor dengan membeli atau memiliki saham:

1. Dividen
Dividen merupakan pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan. Dividen diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS. Jika seorang pemodal ingin mendapatkan dividen, maka pemodal tersebut harus memegang saham tersebut dalam kurun waktu yang relatif lama yaitu hingga kepemilikan saham tersebut berada dalam periode dimana diakui sebagai pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen. Dividen yang dibagikan perusahaan dapat berupa dividen tunai – artinya kepada setiap pemegang saham diberikan dividen berupa uang tunai dalam jumlah rupiah tertentu untuk setiap saham – atau dapat pula berupa dividen saham yang berarti kepada setiap pemegang saham diberikan dividen sejumlah saham sehingga jumlah saham yang dimiliki seorang pemodal akan bertambah dengan adanya pembagian dividen saham tersebut.

2. Capital Gain
Capital Gain merupakan selisih antara harga beli dan harga jual. Capital gain terbentuk dengan adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder. Misalnya Investor membeli saham ABC dengan harga per saham Rp 3.000 kemudian menjualnya dengan harga Rp 3.500 per saham yang berarti pemodal tersebut mendapatkan capital gain sebesar Rp 500 untuk setiap saham yang dijualnya.

 

Sebagai instrument investasi, saham memiliki risiko, antara lain:

1. Capital Loss
Merupakan kebalikan dari Capital Gain, yaitu suatu kondisi dimana investor menjual saham lebih rendah dari harga beli. Misalnya saham PT. XYZ yang di beli dengan harga Rp 2.000,- per saham, kemudian harga saham tersebut terus mengalami penurunan hingga mencapai Rp 1.400,- per saham. Karena takut harga saham tersebut akan terus turun, investor menjual pada harga Rp 1.400,- tersebut sehingga mengalami kerugian sebesar Rp 600,- per saham.

 

2. Risiko Likuidasi
Perusahaan yang sahamnya dimiliki, dinyatakan bangkrut oleh Pengadilan, atau perusahaan tersebut dibubarkan. Dalam hal ini hak klaim dari pemegang saham mendapat prioritas terakhir setelah seluruh kewajiban perusahaan dapat dilunasi (dari hasil penjualan kekayaan perusahaan). Jika masih terdapat sisa dari hasil penjualan kekayaan perusahaan tersebut, maka sisa tersebut dibagi secara proporsional kepada seluruh pemegang saham. Namun jika tidak terdapat sisa kekayaan perusahaan, maka pemegang saham tidak akan memperoleh hasil dari likuidasi tersebut. Kondisi ini merupakan risiko yang terberat dari pemegang saham. Untuk itu seorang pemegang saham dituntut untuk secara terus menerus mengikuti perkembangan perusahaan.

Di pasar sekunder atau dalam aktivitas perdagangan saham sehari-hari, harga-harga saham mengalami fluktuasi baik berupa kenaikan maupun penurunan. Pembentukan harga saham terjadi karena adanya permintaan dan penawaran atas saham tersebut. Dengan kata lain harga saham terbentuk oleh supply dan demand atas saham tersebut. Supply dan demand tersebut terjadi karena adanya banyak faktor, baik yang sifatnya spesifik atas saham tersebut (kinerja perusahaan dan industri dimana perusahaan tersebut bergerak) maupun faktor yang sifatnya makro seperti tingkat suku bunga, inflasi, nilai tukar dan faktor-faktor non ekonomi seperti kondisi sosial dan politik, dan faktor lainnya.

 

Artikel ini dicopy dr idx.co.id
design by : SahamPemula.com

Buka Rekening Saham Anda Bersama kami dan nikmati beragam kelebihannya…banner_KK_Palem

Belajar Saham : Margin Trading Saham

Belajar Saham : Margin Trading Saham

Belajar Saham : Margin Trading

Bagi orang-orang yang telah cukup lama menjadi Investor di pasar modal, baik investor jangka panjang ataupun jangka pendek, pasti sudah pernah mendengar tentang fasilitas Margin Trading. Namun belum banyak yang tahu, sebenarnya apa fungsi fasilitas margin trading ini.

 

Apa itu Fasilitas Margin Trading?

Margin trading adalah fasilitas yang disediakan oleh perusahaan sekuritas bagi nasabahnya, yang memungkinkan para nasabah / investor untuk membeli saham beberapa kali lipat, dari jumlah yang seharusnya didapat dengan dana yang tersedia. Kenapa bisa begitu? Ya, istilah mudahnya kita dapat membeli saham lebih banyak karena perusahaan sekuritas memberikan kita pinjaman dana untuk kita bertransaksi saham.

Masih bingung? Liat contoh ilustrasi berikut:

saham_pemula_a02Boy memiliki dana sebesar 100 juta rupiah di dalam rekening dana investor yang dapat dia gunakan untuk membeli saham. Di saat yang tepat pula ia ingin membeli saham yang menurutnya bagus dan dalam tren naik (bullish). Dan dia ingin membeli saham dalam jumlah besar, namun dana yang dia punya hanya seratus juta. Nah, dalam kasus ini boy dapat meminta fasilitas Margin Trading kepada perusahaan sekuritas, dengan fasilitas ini Boy bisa membeli saham yang dia mau hingga mencapai batas / Limit 300 Juta. Besaran limit tiap perusahan sekuritas berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing perusahaan.

Dalam  margin para investor dikenakan beban bunga, seperti pada umumnya ketika kita berhutang (tiap perusahaan sekuritas berbeda). Jika biasanya dalam berhutang kita memberikan jaminan barang ataupun surat – surat penting, maka dalam  margin trading ini yang dijaminkan adalah saham yang kita beli tersebut.

Namun, ada hal lain yang perlu diketahui dari fasilitas margin trading ini, yaitu tidak semua saham bisa ditransaksikan secara margin. Hanya saham pilihan saja yang memenuhi syarat, salah satu syaratnya adalah perusahaan yang mempunyai fundamental yang bagus, dan yang mengeluarkan data saham perusahaan apa saja yang dapat dibeli menggunakan fasilitas margin trading adalah Bursa Efek Indonesia.
Fasilitas ini cukup membantu bagi para Trader saham, namun sebelum menggunakan fasilitas ini, sebaiknya pelajari dulu bagaimana memanfaatkan fasilitas margin trading, jangan malu untuk bertanya secara detail tentang aturan margin kepada perusahaan sekuritas.

Lalu bagaimanakah dengan fasilitas margin trading di Phillip Securities Indonesia?

saham_pemula_a03Tentu saja tersedia, sebagai salah satu perusahaan sekuritas terbaik di Indonesia, Phillip Securities Indonesia menyediakan fasilitas Margin Trading juga untuk para nasabahnya.

Batas limit margin trading di Phillip Securities Indonesia hingga Rp, 500 Juta, dan biaya yang dikenakan untuk pemakaian fasilitas margin ini, hanya sebesar 0,045% perhari yang akan diakumulasikan dalam perhitungan bulanan.

Lalu bagaimanakah untuk menikmati fasilitas margin trading ini? Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menikmati fasilitas Margin ini, namun yang paling terpenting adalah Anda harus menjadi nasabah Phillip Securities Indonesia terlebih dahulu. Kemudian Anda juga harus memiliki asset/portofolio minimal Rp. 200 juta. Tertarik menggunakan fasilitas ini?

Untuk informasi lebih jauh seputar margin trading Phillip Securities Indonesia, Anda dapat menghubungi Customer Care kami di 021 – 57 900 900.

“Be A Smart Investor With Phillip Securities Indonesia”

Buka Rekening Saham Anda Bersama kami dan nikmati beragam kelebihannya…banner_KK_Palem

TUTORIAL CARA MEMBELI SAHAM

TUTORIAL CARA MEMBELI SAHAM

TUTORIAL CARA MEMBELI SAHAM

Berikut ini tutorial cara membeli saham buat pemula di Bursa Efek Indonesia :

1. Pastikan kamu udah install aplikasi ProTrader dr Phillip Securities Indonesia. Jika belum punya bisa download disini.

2. Buka Aplikasi PROTRADER dengan mengakses START – PROTRADER, atau START – ALL PROGRAM – PT.PHILLIP SECUTIRIES INDONESIA – PROTRADER

klik-protrader

3. Akan muncul windows pop up seperti dibawah ini lalu Login menggunakan USER ID dan klik SIGNIN

login-protrader

4. Setelah itu kamu akan dibawa ke halaman awal protrader seperti dibawah ini :

halaman-awal-protrader

5. Klik BUY dimenu kanan atas, lalu akan muncul kolom ORDER BUY berwarna MERAH seperti ini yang mencantumkan berapa uang CASH kamu dan nilai EQUITY (Nilai aset yg bisa dijadikan jaminan untuk meminjam margin) 

klik-buy

6. Isi Kode Saham yang ingin kita beli, harga berapa dan berapa lot kemudian klik BUY, akan adakonfirmasi sekali lagi lalu tekan OK

isi-buy

7. Pantau Status Orderan kita melalui menu ORDER STATUS, jika statusnya ORDER DONE maka kita sudah berhasil membeli sahamnya 🙂

8. Have Fun!

Demikian tutorial cara membeli saham menggunakan aplikasi ProTrader dari Sekuritas Phillip Securities Indonesia, jika ada pertanyaan silakan tinggalkan komentar dibawah artikel ini. Jika kamu belum punya rekening saham dan ingin mencoba aplikasi ini, km bisa request account demo atau bahkan langsung buka account dengan cara menghubungi : 021-225221 47/48 or Whatsapp : 0811-9195-998.

Salam,
Dian SW – Trader at Indonesian Stock Exchange & Foreign Exchange
Contact me via Facebook
Telegram : @diansw

Artikel ini ditulis oleh : Dian SW
Design Oleh : SahamPemula.com

Buka Rekening Saham Anda Bersma kami dan nikmati beragam kelebihannya…banner_KK_Palem

Ini 8 Jenis Reksadana yang perlu kamu Ketahui!

Ini 8 Jenis Reksadana yang perlu kamu Ketahui!

Ini 8 Jenis Reksadana yang Perlu Kamu Ketahui.

Sebelum berinvestasi reksa dana, Anda diharuskan untuk mengetahui jenis reksa dana apa yang paling sesuai untuk Anda dengan cara mengisi profil risiko. Hasil dari profil risiko tersebut kurang lebih akan menunjukkan tipe investor seperti apakah diri Anda. Apakah Anda termasuk investor jenis konservatif yang cenderung mengindari risiko sehingga cocok untuk memilih jenis investasi reksa dana yang memiliki risiko rendah, atau Anda termasuk investor tipe moderat yang cukup berani untuk menerima risiko dan menginginkan keuntungan yang sepadan, atau bahkan Anda adalah investor jenis agresif yang menginginkan keuntungan yang tinggi dan juga berani untuk menerima risiko yang tinggi.

Para investor pemula reksa dana tentunya akan disarankan untuk memilih jenis reksa dana yang sesuai dengan profil mereka. Berikut adalah jenis-jenis reksa dana yang harus Anda kenali sebelum benar-benar memutuskan untuk berinvestasi di sebuah produk reksa dana.

1. Reksa Dana Pasar Uang (Money Market Funds)
Reksa dana pasar uang adalah jenis reksa dana yang menempatkan seluruh dana investasi pada instrumen pasar uang yang bersifat utang dan memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun seperti deposito, obligasi dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

Reksa dana pasar uang merupakan jenis reksa dana dengan risiko yang sangat rendah, sehingga cocok untuk para investor konservatif.

2. Reksa Danreksadana_saham_pemulaa Pendapatan Tetap (Fixed Income Fund)
Reksa dana pendapatan tetap adalah jenis reksa dana yang menempatkan sekurang-kurangnya 80% dari dana investasi ke dalam efek yang memberikan pendapatan tetap seperti surat utang negara maupun surat utang perusahaan yang memiliki jangka jatuh tempo lebih dari satu tahun.

Reksa dana pendapatan tetap memiliki risiko yang lebih tinggi dari reksa dana pasar uang, oleh karena itu reksa dana pendapatan tetap dapat menjadi pilihan reksa dana bagi para investor moderat.

3. Reksa Dana Campuran (Balanced Fund)
Reksa dana campuran adalah reksa dana yang menempatkan dananya untuk diinvestasikan ke dalam berbagai jenis efek secara sekaligus. Efek tersebut merupakan efek ekuitas (saham), surat utang maupun instrumen pasar uang. Para investor jenis moderat juga disarankan untuk memilih reksa dana campuran.

Sama seperti reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran juga memiliki tingkat risiko yang sedang.

4. Reksa Dana Saham (Equity Fund)
Reksa dana saham adalah reksa dana yang menempatkan sekurang-kurangnya 80% dari dana yang dikelola untuk diinvestasikan ke dalam efek yang bersifat ekuitas (saham). Reksa dana saham memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingan reksa dana lainnya, oleh karena itu reksa dana jenis ini merupakan jenis reksa dana yang paling sesuai untuk Anda yang termasuk investor jenis agresif.

Karena dengan risikonya yang cukup tinggi, Anda juga akan mendapatkan returnyang tertinggi dibandingkan jenis reksa dana lainnya.


5. Reksa Dana Terproteksi

Merupakan reksa dana yang waktu pembeliannya ditentukan oleh MI yang menerbitkan, sementara waktu penjualannya dapat dilakukan setelah jangka waktu tertentu. Karakter reksa dana terproteksi mirip dengan deposito. Reksa dana memiliki masa jatuh tempo, pembagian keuntungan (dividen) secara periodik, dan biasanya nilai pokok investasi investor masih utuh pada saat jatuh tempo.

Penjualan sebelum jangka waktu yang ditentukan dapat dilakukan tanpa jaminan adanya proteksi akan pokok investasi. Manajer Investasi reksa dana terproteksi akan menginvestasikan sebagian dana yang dikelolanya pada Efek yang bersifat utang yang masuk dalam kategori layak investasi (investment grade) sehingga dapat memberikan proteksi pada pokok investasi nasabah pada saat jatuh tempo.

banner_belajar_saham_timc

6. Reksa Dana Indeks
Reksa dana yang komposisi portofolionya dibuat menyerupai suatu indeks acuan sehingga return yang diperoleh pun mirip dengan indeks yang diikutinya (bisa berupa indeks obligasi maupun indeks saham). Reksa dana ini dapat dibeli dan dijual sesuai keinginan investor (setiap hari bursa), sifatnya hampir sama dengan reksa dana terbuka.

7. ETF (Exchange Traded Fund)
Reksa dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa, dan kinerjanya mengacu pada indeks tertentu, dapat berupa indeks saham atau indeks obligasi. Para investor pemegang unit ETF dapat dengan mudah mentransaksikan unitnya di bursa setiap saat selama jam bursa. Salah satu contoh reksa dana ETF adalah LQ-45. Meskipun harga ETF bisa segera diketahui saat dibeli dan pembeliannya dilakukan pada saat bursa (tidak melalui MI), bukan berarti ETF itu saham, ETF berbeda dengan saham. ETF memiliki prinsip diversifikasi yang sama dengan reksa dana.

8. Reksa Dana Syariah
Merupakan reksa dana yang menginvestasikan dana kelolaannya menurut ketentuan dan prinsip syariah. Reksa dana syariah tidak menginvestasikan dananya pada saham atau obligasi dari perusahaan yang pengelolaan atau produknya bertentangan dengan prinsip syariah, contohnya yang berkaitan dengan riba.

Anda dapat membuka rekening saham sekaligus rekening reksadana bersama Phillip Sekuritas Cab Palem Contact Now : 021-225221 47/48.

Artikel ini dicopy dari reksadanaku.com
Design by : SahamPemula.com

Buka Rekening Saham Anda Bersma kami dan nikmati beragam kelebihannya…banner_KK_Palem

10 Kesalahan Investor Saham Pemula

10 Kesalahan Investor Saham Pemula

10 Kesalahan Investor Saham Pemula

Saat belajar cara bermain saham dan menjadi seorang investor saham kita jangan serta merta berpikir bahwa berinvestasi di Pasar Saham adalah cara untuk menjadi CEPAT KAYA karena kita bisa kehilangan uang yang awalnya akan kita Investasikan. Untuk mencegah hal ini, berikut SahamPemula rangkum 10 Kesalahan Terburuk Investor Saham Pemula yang harus kita hindari :

  1. Menebak dan berspekulasi saat melakukan investasi.

Jika kita membabi buta memilih saham, maka ini bukan disebut investasi melainkan berjudi. Investasi berarti membuat keputusan yang membuat kita nyaman dan siap untuk sementara waktu.

  1. Tidak melakukan research atau Analisa terhadap Investasi yang diminati.

Analisa dan reseacrh akan membantu kita memahami instrumen atau produk yang kita beli misalnya dengan Analisa Teknikal ataupun Analisa Fundamental.

  1. Berinvestasi tanpa tujuan waktu yang telah dipikirkan.

Kita harus menentukan jangka waktu investasi yang akan dijalankan. Jika tujuan kita berinvestasi adalah untuk membeli rumah, maka kita cocok untuk berinvestasi jangka menengah. Namun jika kita berencana untuk membiayai pendidikan anak maka lebih cocok untuk berinvestasi jangka panjang. Dan kita harus mencari investasi yang cocok dengan jangka waktu tersebut.

  1. Image result for wrong stock market predictionsTidak Mempertimbangkan RESIKO.

Perlu diingat bahwa keuntungan yang kita harapkan akan selalu mengandung resiko. Jika suatu Investasi menawarkan hasil yang sangat menarik, perlu dilihat juga profile resiko dan berapa banyak uang kita yang bisa hilang jika investasi tersebut salah. Kita juga tidak boleh menginvestasikan lebih banyak dari  resiko yang bisa kita tanggung.

  1. Memilih Saham yang tidak sesuai

Jika kita tipe investor yang akan mual dengan volatilitas tinggi naik turun suatu pergerakan saham, mungkin kita harus memilih saham yang blue-chip sebuah perusahaan besar.

  1. Full Power dalam 1 jenis investasi

Do not put all your eggs in one basket. Memiliki portofolio yang terdiri dari beberapa jenis investasi akan melindungi kita jika ternyata salah satunya mengalami kerugian. Hal ini juga membantu melindungi terhadap volatilitas dan pergerakan harga ekstrim dalam satu investasi.

  1. Membeli Saham hanya karena harganya murah.

Investasi adalah tentang menemukan nilai. Sebuah saham dengan harga “mahal” masih bisa menawarkan nilai dari segi prospek of return. Sebuah saham penny stock bisa terlihat memikat didasarkan pada harga tetapi mungkin menjadi investasi yang mengerikan.

  1. Keberatan dengan Pembayaran Pajak.

Bisnis saham yang kita jalankan sudah final pajak, karena setiap kali kita melakukan transaksi penjualan saham maka kita akan dikenakan pajak penjualan pada fee yang dibebankan oleh broker.

  1. pelitPelit dengan Broker Fee.

Dengan berpegang pada investasi, fee broker yang lebih tinggi mungkin memberikan fasilitas yang lebih dibanding broker yang “mengobral” fee.

  1. Tidak Mau Investasi Ilmu

Untuk sukses dalam suatu bidang Anda membutuhkan ilmu dan pengetahuan tentang bidang tsb. Layaknya ilmu UANG, kita butuh ilmu matematika agar dapat menghitung keuntungan dan kerugian bisnis kita.. Nah di Saham kita juga perlu ilmu-ilmu saham yang harus kita pelajari baik itu dengan membaca buku-buku ataupun mengikuti seminar saham yg dibawakan oleh senior kita di pasar modal yg sudah berpengalaman.

Hemat waktu anda dengan mengikuti Seminar Saham Basic to Advance
Trading & Investing Mastery Course by SVTA