10 Kesalahan Investor Saham Pemula

10 Kesalahan Investor Saham Pemula

10 Kesalahan Investor Saham Pemula

Saat belajar cara bermain saham dan menjadi seorang investor saham kita jangan serta merta berpikir bahwa berinvestasi di Pasar Saham adalah cara untuk menjadi CEPAT KAYA karena kita bisa kehilangan uang yang awalnya akan kita Investasikan. Untuk mencegah hal ini, berikut SahamPemula rangkum 10 Kesalahan Terburuk Investor Saham Pemula yang harus kita hindari :

  1. Menebak dan berspekulasi saat melakukan investasi.

Jika kita membabi buta memilih saham, maka ini bukan disebut investasi melainkan berjudi. Investasi berarti membuat keputusan yang membuat kita nyaman dan siap untuk sementara waktu.

  1. Tidak melakukan research atau Analisa terhadap Investasi yang diminati.

Analisa dan reseacrh akan membantu kita memahami instrumen atau produk yang kita beli misalnya dengan Analisa Teknikal ataupun Analisa Fundamental.

  1. Berinvestasi tanpa tujuan waktu yang telah dipikirkan.

Kita harus menentukan jangka waktu investasi yang akan dijalankan. Jika tujuan kita berinvestasi adalah untuk membeli rumah, maka kita cocok untuk berinvestasi jangka menengah. Namun jika kita berencana untuk membiayai pendidikan anak maka lebih cocok untuk berinvestasi jangka panjang. Dan kita harus mencari investasi yang cocok dengan jangka waktu tersebut.

  1. Image result for wrong stock market predictionsTidak Mempertimbangkan RESIKO.

Perlu diingat bahwa keuntungan yang kita harapkan akan selalu mengandung resiko. Jika suatu Investasi menawarkan hasil yang sangat menarik, perlu dilihat juga profile resiko dan berapa banyak uang kita yang bisa hilang jika investasi tersebut salah. Kita juga tidak boleh menginvestasikan lebih banyak dari  resiko yang bisa kita tanggung.

  1. Memilih Saham yang tidak sesuai

Jika kita tipe investor yang akan mual dengan volatilitas tinggi naik turun suatu pergerakan saham, mungkin kita harus memilih saham yang blue-chip sebuah perusahaan besar.

  1. Full Power dalam 1 jenis investasi

Do not put all your eggs in one basket. Memiliki portofolio yang terdiri dari beberapa jenis investasi akan melindungi kita jika ternyata salah satunya mengalami kerugian. Hal ini juga membantu melindungi terhadap volatilitas dan pergerakan harga ekstrim dalam satu investasi.

  1. Membeli Saham hanya karena harganya murah.

Investasi adalah tentang menemukan nilai. Sebuah saham dengan harga “mahal” masih bisa menawarkan nilai dari segi prospek of return. Sebuah saham penny stock bisa terlihat memikat didasarkan pada harga tetapi mungkin menjadi investasi yang mengerikan.

  1. Keberatan dengan Pembayaran Pajak.

Bisnis saham yang kita jalankan sudah final pajak, karena setiap kali kita melakukan transaksi penjualan saham maka kita akan dikenakan pajak penjualan pada fee yang dibebankan oleh broker.

  1. pelitPelit dengan Broker Fee.

Dengan berpegang pada investasi, fee broker yang lebih tinggi mungkin memberikan fasilitas yang lebih dibanding broker yang “mengobral” fee.

  1. Tidak Mau Investasi Ilmu

Untuk sukses dalam suatu bidang Anda membutuhkan ilmu dan pengetahuan tentang bidang tsb. Layaknya ilmu UANG, kita butuh ilmu matematika agar dapat menghitung keuntungan dan kerugian bisnis kita.. Nah di Saham kita juga perlu ilmu-ilmu saham yang harus kita pelajari baik itu dengan membaca buku-buku ataupun mengikuti seminar saham yg dibawakan oleh senior kita di pasar modal yg sudah berpengalaman.

Hemat waktu anda dengan mengikuti Seminar Saham Basic to Advance
Trading & Investing Mastery Course by SVTA

KAMUS SAHAM : Istilah-Istilah Umum yang digunakan Trader di dunia Saham

KAMUS SAHAM : Istilah-Istilah Umum yang digunakan Trader di dunia Saham

KAMUS SAHAM : Istilah-Istilah Umum yang digunakan Trader di dunia Saham

SahamPemula.com – Sebagai pemula dipasar saham pasti pernah menyerngitkan dahi saat mendengat istilah-istilah dan singkatan yang diperbincangkan oleh para trader senior. Berikut  SahamPemula coba berikan KAMUS SAHAM istilah-istilah umum yang digunakan Trader di dunia Saham :

  1. Lot merupakan satuan terkecil untuk dapat melakukan transaksi pembelian maupun penjualan saham. 1 Lot terdiri dari 100 Lembar saham.
  2. TP merupakan singkatan dari Take Profit yang artinya ambil untung. TP biasanya dilakukan saat trader sudah mempunyai saham diharga bawah dan pada saat harga sudah naik memberikan profit, trader tsb mengambil dan merealisasikan profitnya. Untuk meningkatkan profit saham, kamu bisa belajar analisa teknikal dari buku Jual Saham Anda Lebih Mahal.
    Buku Saham Jual Saham Anda Lebih Mahal
  3. SL merupakan singkatan dari Stop Loss yang artinya berhenti dari kerugian. Trader biasa akan SL posisi tradingnya (jual rugi) jika ternyata harga turun dan menyebabkan kerugian dalam jumlah tertentu. Untuk mencegah kerugian yang dialami tidak bertambah (semakin rugi) maka trader perlu untuk melakukan Stop Loss agar kerugiannya (loss) berhenti (stop).
  4. CL merupakan singkatan dari Cut Loss yang merupakan istilah lain dari SL.
  5. TS merupakan singkatan dari Trailing Stop. TS lebih menyerupai SL dan CL, perbedaannya adalah eksekusi TS merupakan jual untung (diatas harga modal maupun pas bep). Jadi TS lebih mirip seperti SL / CL yang diupgrade saat harga sudah bergerak diatas modal.
  6. Running Trade merupakan tampilan transaksi-transaksi saham yang terjadi di bursa setiap detiknya.
  7. Bid (demand) merupakan harga trader yang melakukan antri beli. Dan bagi trader lain yang ingin menjual sahamnya supaya laku adalah dengan cara menjualnya kepada trader yang sedang antri beli.

8. Ask (supply) merupakan kebalikan dari bid dimana harga trader melakukan antri jual. Trader lain yang ingin membeli saham supaya bisa mendapatkan sahamnya maka membeli di harga dimana sudah ada trader yang ingin menjual ini.

9. BU merupakan singkatan dari Buy Up. Mewakili saat ada trader yang melakukan pembelian langsung pada harga Ask.

10. SD merupakan singkatan dari Sell Down. Mewakili saat ada trader yang melakukan penjualan langsung pada harga Bid.

kamus_belajar_saham

11. TS merupakan singkatan dari Tutup Sendiri. Berbeda dengan TS pada istilah yg sebelumnya, Tutup Sendiri merupakan aksi jual beli yang dilakukan oleh trader penjual yang sudah menunjuk secara pasti siapa yang akan membeli sahamnya. TS biasanya dilakukan oleh orang-orang yang saling mengenal, dan harga jual beli juga diperbolehkan untuk tdk mengikuti harga yang sedang terjadi dimarket (bisa lebih mahal maupun lebih murah yang penting tdk melebihi batas auto rejection). TS sebenarnya lebih seperti transfer saham.

12. Auto Rejection merupakan level maksimal untuk penurunan maupun kenaikan harga saham dalam satu hari.

13. AR Kiri merupakan kepanjangan dari Auto Rejection kiri. Belum lama ini BEJ menentukan batas Auto Rejection bawah adalah sebesar 10%, jadi pada 1 hari bursa jika harga saham anjlok dan mengalami penurunan, maka penurunan tsb hanya bisa sd 10% saja tidak bisa lebih turun lagi.

14. AR Kanan merupakan kepanjangan dari Auto Rejection kanan, sama seperti AR Kiri hanya saja ini berlaku untuk kenaikan harga.

15. TA merupakan singkatan dari Teknikal Analisis merupakan salah satu cara bagi trader untuk bisa memprediksi pergerakan harga menggunakan chart, kamu bisa belajar TA dari buku The Secret Profit 

16. Suport adalah level Alas atau bekingan, merupakan level dimana harga cenderung diprediksi tidak bergerak dibawah level ini. Biasanya trader memanfaatkan harga yg didekat support utk melakukan buy.

BEI17. S1 merupakan singkatan dari Suport 1. Biasanya level support ini tdk terlalu kuat karena harga masih mungkin akan bergerak ke support selanjutnya S2 (Suport 2) ataupun S3 (Suport 3) dst.

18. Resisten adalah Tahanan atau pembatas, merupakan level dimana harga cenderung diprediksi tidak bergerak diatas level ini. Dan sebagai kebalikannya biasanya trader memanfaatkan harga di dekat resisten utk melakukan sell.

19. R1 merupakan singkatan dari Resisten 1. Biasanya pertahanan tdk terlalu kuat dan harga masih mungkin menuju resisten-resisten selanjutnya R2 (Resisten 2) dan R3 (Resisten 3) dst.

20. BO merupakan singkatan dari Break Out yang artinya dimana level resisten tidak dapat menahan kenaikan harga. Biasanya pada saat Break Out harga saham akan bergerak rally naik keatas dengan sangat agresif. Break Out biasa terjadi apabila ada good news dr perusahaan penerbit saham maupun isu regional dan global.

21. BD merupakan singkatan dari Break Down yang artinya dimana level support tidak dapat menahan penurunan harga. Biasanya pada saat breakdown suatu saham akan turun habis-habisan dengan sangat agresif. Break down juga biasa terjadi saat ada isu-isu yang kurang bagus baik secara domestic maupun global (atau badnews tentang perusahaan).

22. FA merupakan kepanjangan dari Fundamental Analisis. Biasanya digunakan trader untuk menilai bagus tidaknya suatu saham dari sisi fundamental. Kamu juga bisa belajar FA dari buku Jual Saham Anda Lebih Mahal.


23. IDX merupakan singkatan dari Indonesia Stock Exchange adalah Bursa Saham Indonesia. Sama seperti BEI (Bursa Saham Indonesia) maupun BEJ (Bursa Efek Jakarta)

24. IHSG merupakan singkatan dari Index Harga Saham Gabungan. Nama dari bursa saham Indonesia.

25. KSEI merupakan kepanjangan dari Kustodian Sentral Efek Indonesia. Lebih seperti bank-nya saham.

26. RDI merupakan singkatan dari Rekening Dana Investor. RDI adalah bank yang digunakan oleh trader untuk menyelesaikan transaksi pembayaran untuk setiap pembelian maupun penjualan.

Itulah dia beberapa istilah yang umum digunakan didunia saham, jika trader memiliki singkatan umum yang belum SahamPemula.com masukin di list diatas silakan komen dibawah artikel ini. SahamPemula.com akan berusaha mengupdatenya supaya KAMUS SAHAM ini semakin lengkap.

Untuk kamu yang mau serius belajar investasi saham, SahamPemula sangat rekomendasiin untuk investasi juga pada ilmu sahamnya, buku saham The Stock Market Secret Profit & Jual Saham Anda Lebih Mahal menjadi buku saham yang sangat team SahamPemula rekomendasiin. Ga mahal koq, ya daripada keluar uang nyoba2 trus rugi, mendingan keluar uang cari tau ya kan? Lama2 kamu juga akan mengerti dan paham sendiri 🙂

Salam Trading & Investing,
SahamPemula.com

Buka Rekening Saham Anda Bersma kami dan nikmati beragam kelebihannya…banner_KK_Palem

Menghasilkan Keuntungan dari Main Saham

Menghasilkan Keuntungan dari Main Saham

www.SahamPemula.com – Menghasilkan Keuntungan dari Main Saham adalah tujuan bisnis trading kita. Berbisnis yang berarti utk Menghasilkan Profit dan Meminimalisir Resiko, ada beberapa saran untuk kamu meminimalisir resiko ya sekaligus bisa ngasilin profit juga 🙂

  • Yang pertama adalah pemilihan saham untuk di tradingkan atau diinvestasikan. Kita harus pintar memilah-milah saham mana yang akan kita beli, walaupun terlihat akan sedikit sulit untuk memilih 1 diantara 500an saham yang beredar di IHSG tapi percayalah kalo kamu memilih saham yang tepat, kamu sudah meminimalisir resiko sekaligus memberikan peluang mendapatkan profit yang lebih besar dibanding dg saham yg “kurang tepat”.

Tips utama untuk memilih saham yang tepat adalah dengan memilih saham Blue Chip dan Second Liner, dan saya sangat merekomendasikan untuk Menghindari Saham Gorengan. Bolehhh kamu maen saham gorengan, tapi harus tau diri, tau waktu, tau uang, tau rugi juga yaa… please jangan full power walo sebenernya tetap aja rekomenasiin Tidak. Nih beberapa saham BlueChip & Second Liner, sisanya kamu cari sendiri ya :p

√ AALI                          √ BBCA                 √ BSDE                  √ ICBP                   √ LSIP                  √ SSMS

√ ADHI                         √ BBNI                 √ BWPT                 √ INCO                  √ MAPI                 √ TINS

√ ADRO                        √ BBRI                 √ CMNP                 √ INDF                  √ PGAS                 √ TLKM

√ AISA                          √ BBTN                √ CTRA                  √ INTP                   √ PTBA                 √ UNTR

√ AKRA                        √ BDMN               √ CTRS                  √ ITMG                  √ PTPP                 √ UNVR

√ ANTM                       √ BJBR                 √ GGRM                √ JSMR                  √ SMCB                √ WIKA

√ ASII                           √ BMRI                √ GJTL                   √ KLBF                   √ SMGR               √ WSKT

√ ASRI                          √ BNGA               √ HMSP                  √ LPKR                  √ SMRA                √ WTON

  • Yang kedua adalah menentukan harga yang tepat untuk melakukan entry buy maupun exit sell. Cara ini selain pake feeling analisis, kamu juga harus pake analisa teknikal loh… so jangan males belajar teknikal analisis yaa… ini penting banget buat bantu kamu menentukan harga buy dan sell jangan asal nebak. Teknikal analisis itu mencakup ttg : Dow Theory, Suport & Resisten, Breakout, Breakdown dsb… Kamu bisa googling-googlig tentang belajar teknikal analisis atau baca dari buku, kalau mau lebih lagi mungkin kamu bisa ikut seminar biar langsung latihan dan belajar langsung dr senior yang mmg sudah mengerti TA.
  • Yang ketiga adalah Money Management, kamu harus pintarrrr sekali mengatur keuangan kamu. Sama kek dikehidupan sehari-hari, saat trading juga perlu banget mengatur keuangan dan Cash Flow di account saham kamu.
  • Dan yang keempat, sebenernya ini menentukan diatas 50% apakah kamu profit or not. Ini adalah Mindset, Psikologi Trading dan Pola Pikir kita terhadap bisnis saham ini. Jadiii kamu harus selalu berpikiran positif juga tidak terbawa emosi. Jangan lupa untuk selalu bersyukur, daann kalo pas rugi, jangan mengutuk diri… terima bahwa semua yang kita lakukan mengandung resiko… Nyetir mobil aja beresiko kecelakaan koq, bahkan nafas aja beresiko hayo coba sapa tau udara yang kamu hirup itu mengandung racun? Jadiii, Trading juga ada resikonya, yang penting kita tetap hai-hati dan sebijak mungkin meminimalisir resiko tsb. Pokoknya stay positif J

Sebenarnya masih ada lagi poin-poin lainnya seperti Trading Plan, Pengenalan Karakter Saham, Sentimen Market dsb dsb… Tapi kita belajar 1-1 dulu saja, yang penting diterapkan 🙂

Oh yaa… saya suka sekali dengan kalimat ini :

“Investasi itu seperti butiran pasir, ia tidak perlu bersikukuh ngotot untuk menjadi mutiara. Cukup tinggal didalam kerang dan menikmati setiap proses pertumbuhan, maka seiring waktu dengan sendirinya ia akan menjadi MUTIARA”

Kita juga sama, ga usah ngotot tiba-tiba menjadi trader profesional yang kaya raya… cukup dengan belajar satu per satu kemudian menjalankannya dengan sungguh-sungguh dengan seiring berjalannya waktu menjalani setiap proses pertumbuhan…

Salam,
Dian SW – Trader at Indonesian Stock Exchange & Foreign Exchange
Contact me via Facebook
Telegram : @diansw

Artikel ini ditulis oleh : Dian SW
Design by Saham Pemula

Hemat waktu anda dengan mengikuti Seminar Saham Basic to Advance
Trading & Investing Mastery Course by SVTA

Cara Membeli Saham

Cara Membeli Saham

www.SahamPemula.com Yeayy… setelah tau cara membuat account saham dan jadi salah satu investor saham di Indonesia skg yuk kita mulai ke langkah gimana sih cara membeli saham? Ah ya untuk para pembaca yang baru, untuk dapat membeli saham, pastikan kamu udah punya rekening saham / account saham dulu yaa… Baca di : Cara Membuat Account Saham


saham_bid_ask2Untuk bisa membeli saham nih kamu perlu ketahui dl beberapa istilah yang berkaitan erat dengan jual beli saham :

  1. Minimal transaksi saham itu adalah 1 lot dan 1 lot adalah 100 Lembar Saham.
  2. Harga yang beredar di market IHSG adalah harga per-lembar saham
  3. Ada Fee yang harus kita bayar untuk setiap transaksi pembelian dan penjualan, Fee standard adalah Buy 0.2% & Sell 0.3% (Fee ini merupakan Fee yang dianjurkan oleh bursa kepada sekuritas untuk diterapkan kepada nasabahnya)
  4. ASK adalah harga Anti Jual sedangkan BID adalah harga Antri Beli.
    • Klo kamu mau beli kamu harus ambil harga ASK karna disana ada org yg mau jual, so match deh transaksi kamu. Tapi klo km merasa harga ASK terlalu mahal, kamu bisa antri beli di harga BID (karena antri jadi ga pasti posisi kita nanti beneran kebeli ya, tunggu harga bergerak ke harga antrian kamu baru bisa kebeli)
    • Klo jual kamu pasang di harga BID supaya saham kamu langsung laku ke pembeli, tapi klo kamu rasa harga BID kemurahan buat jual kamu bisa pasang antri jual di deretan harga ASK (sama ya, saham kamu belum tentu laku tergantung harga marketnya sampe ke harga yg kamu mau jual atau engga)

Okayy… sekarang ada 3 hal yang harus Kamu tentukan untuk bisa membeli saham :

  1. Saham apa yang mau kamu beli, dan kamu harus tau Kode Saham dari perusahaan tersebut, biasanya terdiri dari 4 digit.
  2. Dan mau beli di Harga Berapa?
  3. Berapa banyak Jumlah Lot yang mau kamu beli?

Contoh :

  • Mau beli Saham ASII (Astra International Tbk)
  • Mau beli di Harga 6300 /Lembar
  • Misal kamu punya uang 2jt, gini cara nentuin jml lot nya = 2jt : 100 (Inget 1 lot itu 100 lembar) : Harga beli 6300. Jadi 3.174 tapi kamu ga bisa masukin koma-komaan, hehee tapi harus bulett… so kamu bisa beli 3 lot

Begini nih cara kamu bayar pembelian saham kamu :

saham_pemula_a01Kamu harus bayar pembelian saham dengan menghitung sbb : 3 x 100 x 6300 = 1.890.000 terus ditambah fee pembelian 0.2% (3.780). Jadi total yang harus kamu bayar adalah 1.893.780. So, Sisa Uang kamu yg ada di Account Saham adalah = 106.220

Oh ya dear, itu sebelum beli saham kamu harus setor dl ke rekening RDI yang pas buka account di sekuritas ya, karna nanti uangnya akan dipotong darisana. Trus klo kamu ada jual, nanti uangnya juga akan masuk kesana, jd klo mau tarikdana harus ajuin dl ke sekuritasnya mo tarikdana dari RDI ke bank Pribadi.

Nah untuk masukin ordernya sendiri, coba kamu tanya ama sales dari broker saham kamu… ga susah koq..  tinggal ketik-ketik & klik, tapi hati-hatiiiii jangan sampe salah input. Soalnya kadang suka denger curhatan temen yg niat jual eh salah masukin jd beli, hahaa… barang bukannya abis kejual malah jd nambah, jangan jangan yaaa… hati-hati ini duit beneran dan bisnis ini pun harus dg sepenuh hati 🙂 Baca Juga : Tutorial Cara Membeli Saham

Tips buat kamu yg merasa agak KAKU, awal-awal coba aja ordernya titip ke broker minta mereka yang pasangin. Ini Cuma buat kamu belajar pahamin aja, ga dianjurin sih utk terus-terusan order ke broker, selain fee lebih mahal juga kekna enakan masukin sendiri…. Titip ke broker mah buat kadang-kadang aja klo mmg pas km ga bisa order sendiri 🙂

Demikian ya, cara untuk membeli saham… setelah ini saya akan berusaha menjelaskan istilah-istilah yang umum digunakan oleh trader.

Salam,
Dian
Telegram : @diansw

Perlu bantuan untuk pembukaan rekening saham? Kontak saya disini

Jadilah Seniman Market

Jadilah Seniman Market

www.SahamPemula.com Seorang chartist adalah seniman market, begitu juga dengan guitarist adalah musician atau seniman musik. Saya bisa merasakan keduanya ada kesamaan sebagai enterpreneur…. Yuk kita lihat lebih dekat.

Seorang guitarist memiliki style, karakter dan keunikan berbeda beda, perbedaannya akan terasa ketika kita mendengar improviasi lagu2nya. kita bisa merasakan nuansa musiknya yg kental melodi gitarnya ketika masing-masing guitaris memainkan nada di 22 fret dan 6 senarnya. bagi yg sudah terbiasa mendengarnya so pasti bisa dgn mudah menebaknya ketika mendengar arransement musiknya.

Seperti gitaris dewa bujana (gigi)/tohpati/ balawan (jazz), peter white (jazz) atau paul gilbert (mr big) / eddy van halen / kirk hamlet (metallica). mereka tetap eksis sampai sekarang, saya sangat menyukainya, mereka memiliki ciri khas sendiri dgn sound dan melodinya. bagi pencinta musik yg pernah mendengarnya, pasti mudah menilainya, dan setiap gitaris biasanya menjadi idolanya karna permainannya sesuai dgn karakternya.

Begitu juga dgn seorang chartist memiliki style, karakter dan keunikan masing-masing ketika chartis melakukan analisa market, mereka akan berimprovisasi dgn chart dan indikator2 nya, untuk mendapatkan forecasting behaviour market the future direction (trend & price market kedepan).

Para pencinta trading /trader pasti akan mudah menilainya dan mengidentifikasi trader dan analist yg eksist krn setiap analist memiliki ciri khas / keunikan sendiri dalam mengupas forecasting the future market dengan metode candlestick-nya / moving average-nya / darvas nya / elliot wave-nya / bolinger-nya / dll jika metode yg disampaikan mudah dicerna dan diaplikasikan oleh para trader, mereka akan memberikan perhatian pada anda.

Jadilah chartist enterpreneur yg memberikan inspirasi, education, good information, briliant idea, dan motivasi bagi trader lainnya juga sbg bekal ilmu bagi putra-putri anda.

Have a nice day.
Artikel ini ditulis oleh : Asep Dudy Damhudy – Founder Trading Cash Machine
Design Oleh : SahamPemula.com

Buka Rekening Saham Anda Bersama kami dan nikmati beragam kelebihannya…banner_KK_Palem

Tips “Kecerdasan Emosi Trader”

Tips “Kecerdasan Emosi Trader”

saham_pemula_06www.SahamPemula.com – Ada 3 Masalah besar yang sering dihadapai para trader saham dan ke-3 faktor inilah yang banyak menyebabkan kehancuran seorang trader dan cepet di tendang dari market dalam waktu singkat.

1. Emosi

Tergesa-tergesa memasuki market tanpa persiapan apapun, Anda memasuki hutan tanpa ada persiapan, keinginan  mendapatkan hasil yang besar tanpa skill dan practise trading bisa membahayakan diri anda sendiri.

Mengantisipasi Emosi :

  • Rencanakan Trading Plan dgn sebaik-baiknya.
  • Pelajari karakteristik & Psikology market yg akan di masuki
  • Sabar menunggu order anda terambil (GTC sell / buy)
  • Jika berlawanan trend segera Cut Loss. jangan biarkan kerugian mengalir.
  • Trading Cerdas melakukan Hedging (pengamanan modal anda) karna hedging bisa menutupi kerugian (cut loss) anda.

2. Egois
Menganggap diri anda benar dan merasa Trading Plan anda benar 100%, padahal TP adalah perencanaan trading dan tidak selamanya rencana itu berjalan lancar. Anda akan merasakan sendiri akibatnya ketika melawan arus berakibat fatal di hempas market sangat cepat, anda bisa kehilangan segalanya. Percaya diri terlalu tinggi bisa membahayakan diri anda sendiri.

 

Mengantisipasi Egois :stop_being_selfish (1)

  • Lakukanlah affirmasi (+) pada diri anda bahwa TP saya tidak selamanya benar 100%, dan saya akan mengikuti trend.
  • TREND adalah teman baik anda dan yg akan memberikan profit bagi anda. Trend is My Friend.
  • Trading sehat tidak melawan arus (TREND).
  • Jangan pernah berharap Market akan mengikuti anda.
 
3. Greedy (serakah)
Ketika anda merasa mudah mendapatkan uang banyak di market, lambat laun anda akan terjangkit penyakit serakah dan selalu ingin mendapat lebih dan lebih. akhirnya anda mempertaruhkan semua milik anda disana. keserakahan akan mempercepat kehancuran pada karir dan modal anda.
 
Mengantisipasi Greedy :
  • Tentukan target yang realistis, misalkan :
    (Gold Market, target min= 2-3 poin/days, maksimal 5 poin/days)
    (Forex Market, target min 30 pips/day, maks 50-60 pips/days)
    jika ini konsisten setiap harinya, target anda bisa terlampaui
  • Jika target tercapai segera keluar Market (tutup laptop) masih ada waktu hari esok.
 
Banyak trader yang kehilangan modal dan harapannya seketika, karna menyepelekan masalah-masalah diatas. Skill trading terbaik anda menjadi tidak berguna jika dikuasai oleh ke-3 masalah diatas.

 

Musuh besar trader bukanlah market tapi diri anda sendiri. saya pun pernah mengalami ke-3 penyakit hal yang serupa, untuk mengontrolnya perlu kedisiplinan ketat dan komitmen tinggi dan keberanian menaklukan diri anda sendiri. Jika trading anda benar, anda akan merasakan Trading seperti Cash Machine buat anda.
 
 Artikel ini ditulis oleh : Asep Dudy Damhudy – Founder Trading Cash Machine
Design Oleh : SahamPemula.com
Cara Bermain Saham

Cara Bermain Saham

saham_pemula_01www.SahamPemula.com Hai traders… kamu mau belajar cara bermain saham? Berikut langkah-langkah apa saja yang perlu kamu persiapkan dan kamu ketahui sebelum memulai bermain saham.

  1. Membuka Rekening Efek di Sekuritas Saham

Sekuritas atau nama lainnya Anggota Bursa atau biasa juga disebut dengan Broker Saham adalah perusahaan dimana kita sebagai seorang trader / investor membuka rekening  efek supaya dapat bertransaksi di pasar saham.

Jadi traders, langkah pertama agar km bisa disebut trader saham / investor saham adalah mempunyai rekening efek. Rekening efek berfungsi sebagai penyedia fasilitas untuk bertransaksi saham. Seperti kamu membeli suatu saham maka saham yg kamu beli akan tersimpan di rekening efek, juga dana untuk membayar pembelian yang km lakukan jg harus tersedia di rekening efek ini. Baca Juga :  Tips Memilih Broker Saham dan Cara Membuka Rekening Saham

  1. Mempersiapkan Dana untuk Bermain Saham

Uang_saham_pemula_01Modal awal untuk bisa bermain saham memang beragam tergantung dr kapasitas masing-masing trader / investor itu sendiri. Biasanya saat membuka rekening efek akan ditentukan deposit awal minimal untuk pembukaan account senilai 1jt rupiah. Deposit awal 1jt ini dapat langsung kita gunakan untuk membeli saham.

Rata-rata trader / investor menyetorkan dana sekitar 100-200jt rupiah, kadang ada yg dibawah itu dan ada juga yg menyetorkan dana jauh lebih besar hingga 5M dst…

  1. Memulai Bermain Saham

Setelah memiliki rekening efek dan menempatkan dana, langkah selanjutnya adalah kamu mulai bermain saham. Mulailah memilah-milah saham apa yang akan kamu beli, karna jumlah saham yang beredar di market sangat buanyak sekali diatas 400 jenis saham.

Baca juga  : Tips Memilih Saham Yang Tepat

  1. Mulai Membeli Saham

Mulailah dengan login account efek kamu, kemudian memasukan username, password & pin code. Setelah login, masuk menu “BUY” kemudian masukan KODE SAHAM yang ingin kamu beli, berapa jumlah saham yang ingin kamu beli & juga di harga berapa kamu ingin membeli saham tersebut.

saham_pemula_03Berikut beberapa contoh Kode Saham untuk beberapa perusahaan yang familiar dikehidupan sehari-hari :

  1. ASII – Astra International Tbk
  2. UNVR – Unilever Indonesia Tbk
  3. INDF – Indofood Sukses Makmur Tbk
  4. TLKM – Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
  5. IHSG – Index Harga Saham Gabungan <— ini nama index Indonesia kita, atau familiar di dunia International dengan sebutan IDX (Indonesian Index).

Oh ya traders, harga saham yang kamu lihat dimarket itu adalah harga satuan per-lembar saham. Sedangkan satuan untuk dapat bertransaksi saham itu minimal 1 lot. 1 lot merupakan gabungan dari 100 lembar saham.

Nah jadi kalau kamu mau membeli saham ASII minimal kan 1 lot alias 100 lembar (sekarang saat artikel ini ditulis harga ASII adalah 6175/ Lembar Saham). So klo kamu mau beli saham ASII, kamu harus bayar 6175 x 100 Lembar = 617.500 belum termasuk Fee. Untuk detail mengenai hitungan pembelian saham dan lebih lengkap Baca juga : Cara Membeli Saham

Baiklah sekian dulu artikel mengenai cara bermain saham, selamat bergabung dengan jutaan warga Indonesia lainnya yang mengerti dunia Pasar Modal, welcomeee 🙂

Salam,
Dian SW – Trader at Indonesian Stock Exchange & Foreign Exchange
Contact me via Facebook
Telegram : @diansw

Design oleh : SahamPemula.com

Buka Rekening Saham Anda Bersama kami dan nikmati beragam kelebihannya…banner_KK_Palem

Tips Memilih Broker Saham

Tips Memilih Broker Saham

saham_pemula_05www.SahamPemula.com Yapp mari kita pelajari tips memilih Broker Saham yang sesuai dengan kamu. Di Indonesia banyak sekali perusahaan-perusahaan sekuritas yang menawarkan jasa mereka menjadi broker saham atau biasa juga disebut dengan perantara perdagangan efek.

Berikut beberapa tips untuk memilih broker saham :

  1. Broker dg Sales Help-Full

Ini sih udah pasti berguna banget buat kamu, apalagi kamu yang masih pemula penting banget dapt sales yang ok bin kece. Karena selain bantu km buat buka rekening, sales juga harus bisa bantu kamu dg masalah2 para newbie, seperti bagaimana pasang orderan atau bantu km pilihin saham juga harga yang bagus sebelum km bisa menentukannya sendiri.

  1. Broker dengan Fee Standar

Pilihlah broker dengan fee yang standar, tidak mahal yapi juga tidak terlalu murah. Banyak broker yang menawarkan fee murah, bahkan dapat dibilang terlalu murah. Hati-hati dengan broker seperti ini, karena dr segi bisnis mereka para broker menghasilkan uang dari fee sehingga apabila terlalu jor-jor-an banting fee maka mungkin saja si broker mencari uang dg cara yg lain yang berbau udang dibalik bakwan ? (who knows, hanya berjaga2)

  1. Broker Dengan Bunga Margin Rendah

Memang bagi pemula di pasar saham sangat tidak dianjurkan untuk menggunakan dana margin (hutang). Karena hutang dapat menjadi pisau mata 2, dimana saat profit maka profit kamu akan double menjadi 2x lipat persentase-nya atau bahkan lebih karena jumlah modal yang kamu gunakan menjadi lebih besar.

program-sahamNamun perlu diingat pula pada saat km rugi, km juga bisa mengalami kerugian lebih besar dari yang sewajarnya karena kerugian kamu berkali lipat sesuai dg jml modal yang km gunakan sehingga penting untuk memilih broker dengan bunga margin yang rendah. Untuk berjaga-jaga sekalinya kamu bandel dan kegatelan menggunakan hutang margin, maka km ga bakal ditotok terlalu banyak untuk membayar bunga. Ga lucu kan udah rugi, disuruh bayar bunga mahal lagi kan jd kek udah jatuh ketimpa tangga digigit anjing pula, sakiiit atuhh :p

  1. Broker dg Aplikasi Canggih

Aplikasi yang canggih ini memang relatif ya. Tapi kalau bisa cari broker yang menyediakan beberapa pilihan penggunaan aplikasi buat kamu bermain saham. Contohnya kamu bisa akses via aplikasi di PC, bisa juga via Website doangan, atau pas lagi mobile bisa buka pake aplikasi di Android atau Ios aja, bahkan lebih bagus lagi km bisa buka pake HP jadul doangan asalkan terkoneksi ke Internet.

Lebih bagus lagi klo broker kamu bisa terima orderan via chating atau via telp. Kenapa ini penting? Karena sapa tau ya kamu pas lagi di antah berantah trus mau transaksi saham kan jd mudah, dibanding cuma ngotot transaksi pake laptop doangan :p

  1. Fasilitas Tambahan

Banyak broker saat ini yang menyediakan fasilitas tambahan, seperti Phillip Sekuritas misalnya. Mereka memberikan data Realtime untuk aplikasi amibroker secara gratis. Ya lumayan kan klo kita pengguna amibroker, daripada bayar biaya langganan sampe berjuta-juta setiap tahun, ya mending pake broker ini bisa dapet data gratis.

  1. Fitur Auto Order

Kadang-kadang fitur auto order sangat berguna untuk kita yang sedang tidak sempat memantau pergerakan harga market. Ga lucu kan lagi asik-asik dinas luar kota pas ngecek harga saham eh tiba2 dah nyusruk ke dasar neraka yang mengakibatkan modal kita nyangkut dan menampilkan kerugian yang menganga? Nah untuk itu penting memilih broker yang menyediakan fitur auto order, supaya kita bisa mempersiapkan the worst case kalo-kalo saham ancur lebur jd kita bisa tetap aman jaya sentosa karna udah pasang Stop Loss.

Sementara paling itu dulu aja yang perlu kita perhatikan saat pemilihan broker, tar lama-lama semakin kita mengerti maka semakin kita akan pintar memilah milah broker. Atau bahkan mungkin nantinya km bisa punya 3-6 account di sekuritas berbeda hanya untuk merasakan sensasi keuntungan dari tiap2 broker, hehe :p

Salam,
Dian SW – Trader at Indonesian Stock Exchange & Foreign Exchange
Contact me via Facebook
Telegram : @diansw

Design oleh : Sahampemula.com

Buka Rekening Saham Anda Bersama kami dan nikmati beragam kelebihannya…banner_KK_Palem