Belajar Saham : Investasi Saham Ala Warren Buffet

Belajar Saham : Investasi Saham Ala Warren Buffet

Belajar Saham Pemula – Siapa sih yang tidak mengenal Investor tersukses Warren Buffet, selain menjadi seorang investor Warren Buffet juga merupakan seorang komisaris, direktur utama, dan sekaligus pemegang saham terbesar di berkshire hathaway. Dan beliau juga menjadi orang terkaya ke 3 di dunia versi Forbes.

Lalu kira-kira setrategi apa ya yang di pakai Warren Buffet dalam berinvestasi sehingga bisa sesukses itu? Sahabat dekat Warren Buffet, Robert P Miles memberikan tips atau setrategi berinvestasi ala Warren Buffet.

Miles mengatakan jika Buffet memiliki cara sederhana untuk menghimpun dana. Dia mampu membuat investasi yang hanya sebesar 40 dolar AS berkembang menjadi 5 juta dolar AS. 

“Dulu ia membeli saham Coca-Cola hanya sebesar 40 dolar AS atau kurang lebih Rp 532 ribu (kurs Rp 13.300). Investasi tersebut terus berkembang, di akhir 2015 lalu, dari 40 dolar AS tersebut telah berkembang menjadi 5 juta dolar AS atau Rp 66,5 miliar,” ujar Miles dalam Capital Market Community.

Bahkan, pada bulan April 2012, dewan Direksi Coca-Cola mengusulkan pemecahan saham dengan nilai 9,8 juta dolar AS atau sekitar Rp 130 miliar. Dengan aksi korprasi tersebut, Buffett mendapat keuntungan senilai 10,8 juta dolar AS atau sekitar Rp 133 miliar.
 
Namun menurut Miles, Buffett cukup waspada, saham Coca-Cola menurutnya tidak akan selalu bertumbuh. Ada risiko-risiko yang mungkin bisa dihadapi.
 
“Saat itu, risiko yang mungkin bisa dihadapi adalah harga gula naik. Maka dari itu Buffett menyatakan, hal tersebut sangat berbahaya untuk pemasaran Coca-Cola. Anda dapat mencari tahu apa yang akan terjadi, Anda harus tahu apa yang harus difokuskan,” katanya.
 
Miles melanjutkan, sering terjadi investor melakukan investasi dengan jangka pendek. Bahkan para investor tersebut tidak melihat sisi fundamental dari sebuah perusahaan, melainkan hanya memberi analisis teknikal dan menyarankan pembelian berdasarkan bagaimana harga berflukutasi lebih dari 200 hari.
 
“Buffett melakukan investasi untuk jangka panjang. Ia memberikan pelajaran untuk pebisnis untuk selalu melihat kenyataan dari bisnis. Para pebisnis juga harus memahami waktu yang tepat untuk mewujudkan mimpi,” kata Miles. (sumber : Kumparan.com)
 

Buku Belajar Saham – Kamu juga bisa belajar membaca candlestick melalui buku The Stock Market Secret Profit by Santo Vibby yang bisa kamu dapatkan di tokopedia atau order langsung via whatsapp kami.

 
 

Comments

comments

%d bloggers like this: