Apa Itu ARA dan ARB?..

Apa Itu ARA dan ARB?..

Bagi pemula dalam bisnis saham tentu masih bingung dan belum tau istilah-istilah yang di gunakan dalam bisnis saham, salah satunya yang sering ditanyakan adalah ARA dan ARB, lalu apa itu ARA dan ARB?..

ARA adalah singkatan dari Auto Rejection Atas dan ARB adalah Auto Rejection Bawah, keduanya sama-sama menjelaskan batasan harga maksimal yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bursa Efek Indonesia telah menentukan batas level pada saat harga naik maupun turun. Jika harga bergerak melampaui presentase yang telah di tentukan maka akan ada penolakan secara otomatis (auto rejec) oleh JATS (Jakarta Automated Trading System).

Pada saat saham mencapai ARA biasanya saat-saat perusahaan melakukan IPO ( Initial Public Offering) atau penawaran public perdana, pada saat ini biasanya tejadi permintaan yang sangat tinggi sehingga harga menjadi naik, dan jika kenaikan harga saham tersebut melampaui presentase yang telah di tentukan maka akan ada penolakan otomatis oleh JATS, dan biasanya hanya IPO yang sukses yang terjadi ARA. Cum date yaitu tanggal terahir untuk memiliki saham dan mendapatkan hak atas aksi korporasi yang di lakukan oleh suatu emiten biasanya juga menjadi salah satu saat-saat terjadinya ARA.

Tersentuhnya ARA atau ARB menujukan minatnnya masyarakat pada suatu saham dalam satu hari. Kamu juga bisa belajar tentang saham dan cara menjual saham kamu di harga yang lebih mahal melalui buku Jual Saham Anda Lebih Mahal by Santo Vibby yang bisa kamu dapatkan di tokopedia atau kamu bisa order langsung via whatsapp kami.

Comments

comments

%d bloggers like this: